JAMBERITA.COM - Suasana arisan bulanan ibu-ibu di Balai Desa Sungai Terap kali ini terasa berbeda. Tak hanya penuh canda tawa dan suara kocokan arisan, pertemuan rutin ini mendadak berubah menjadi kelas kesehatan "premium" berkat kehadiran Mahasiswa KKN Posko 7 Universitas Baiturrahim (UBR) Jambi.
Di bawah komando Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Ns. Mila Triana, mahasiswa KKN tidak hanya hadir untuk bersilaturahmi, tetapi juga membawa misi penting, yakni mengedukasi cara mengontrol diabetes dan hipertensi langsung dari meja makan.
Membawa tema “Diabetes Terkontrol Mulai dari Meja Makan dan Rebusan Daun Salam Penangkal Hipertensi”, tim mahasiswa memberikan solusi praktis bagi penyakit yang sering dikeluhkan warga.
Mahasiswa mendemonstrasikan "Resep Jitu" berbahan alami, yakni rebusan daun salam. Para ibu diajarkan secara mendetail mulai dari, cara memilih daun salam yang berkualitas. Teknik perebusan yang tepat agar zat aktifnya tidak hilang hingga cara penyajian dan dosis konsumsi yang aman untuk menjaga tekanan darah tetap stabil.
Mahasiswa menekankan bahwa ibu adalah pemegang kendali utama kesehatan keluarga. Melalui konsep “Isi Piring Sehat”, para ibu diajak untuk lebih tegas dalam mengatur porsi karbohidrat, mengurangi konsumsi gula, serta membatasi minuman manis yang sudah menjadi kebiasaan di rumah.
"Ibu-ibu adalah pengelola meja makan. Kalau di meja makannya sehat, insyaallah satu keluarga juga sehat," ujar salah satu mahasiswa di hadapan para peserta.
Suasana semakin hangat saat salah satu warga, Bu Leni, berbagi testimoni. Ia bercerita bagaimana tubuhnya terasa lebih ringan sejak rutin mengganti minuman manis dengan air putih. Cerita ini memicu antusiasme emak-emak lainnya untuk ikut berkonsultasi mengenai kebiasaan minum teh manis dalam keluarga.
Antusiasme terlihat dari banyaknya pertanyaan mengenai frekuensi konsumsi ramuan herbal hingga tips diet bagi penderita diabetes. Di akhir acara, para peserta tidak hanya membawa pulang uang arisan, tetapi juga mencicipi langsung rebusan daun salam yang telah disediakan tim KKN.
Ns. Mila Triana selaku DPL berharap, melalui pendekatan persuasif di acara sosial seperti arisan ini, pesan kesehatan dapat lebih mudah diterima dan diterapkan secara konsisten oleh masyarakat Desa Sungai Terap.
Kini, arisan bulanan di Desa Sungai Terap resmi punya identitas baru: Wadah kebersamaan sekaligus sarana memperkuat komitmen hidup sehat yang dimulai dari kebiasaan sederhana setiap hari.(afm)
Mahasiswa Kehutanan UNJA Edukasi Pelajar SMPN 24 Jambi Tentang Konservasi Orang Utan
Mahasiswa UNJA Bedah Potensi Ekowisata Kehutanan ke Siswa SMPN 11 Jambi
Mahasiswa KKN UBR Jambi Tanamkan Nilai Kemanusiaan & Motivasi Regenerasi Desa Sungai Terap
Cegah Risiko Jatuh, Mahasiswa Fisioterapi UBR Jambi Latih Keseimbangan Lansia di Muaro Jambi
Tingkatkan Kualitas Hidup Lansia, KKN UBR Gelar Edukasi Fisioterapi Osteoarthritis di Desa Kota Kara


Sekda Sudirman Buka Rakerda Pramuka 2026: Fokus Evaluasi Strategi, Kaderisasi Pemimpin Muda



