JAMBERITA.COM - Siapa bilang anak hukum cuma bisa menghafal pasal dan undang-undang? Seorang mahasiswi asal Universitas Jambi (UNJA) baru saja mematahkan stigma tersebut dengan cara yang sangat berkelas. Tidak tanggung-tanggung, ia sukses mengguncang panggung internasional dan memborong rentetan penghargaan bergengsi sekaligus!
Sosok inspiratif tersebut adalah Elgradcia Mellissa, mahasiswi Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum (FH) UNJA angkatan 2023. Elgradcia berhasil menyabet penghargaan individu sebagai The Most Creative Delegate dalam ajang bergengsi Indonesian Youth Excursion Network (IYEN) x International Youth Innovation Summit (IYIS) 2026 Chapter Malaysia–Singapore yang berlangsung pada 18–22 Mei 2026.
Hebatnya lagi, Elgradcia tidak berjuang sendirian. Tergabung dalam tim EYECONIC, ia berkolaborasi dengan mahasiswa dari berbagai institusi dan latar belakang ilmu, yaitu, ?Ilham Riennardi (IPB University), Elyta Yoja Novita Syafara (Universitas Negeri Malang) dan ?Bintang Okta Anggradewi (SMK 1 Mas Ubud).
Meski memiliki latar belakang yang berbeda, kekompakan tim ini berhasil menyapu bersih 4 penghargaan sekaligus, yaitu, 1st Best Video Innovation, ?2nd Best Project Innovation, ?2nd Best Presentation dan Best Team.
Tim EYECONIC menciptakan EYETRACE, sebuah platform ekonomi sirkular digital. Platform canggih ini dirancang untuk membantu pelaku usaha mengubah limbah menjadi sumber cuan (nilai ekonomi) melalui pelacakan digital, transparansi data lingkungan, hingga otomatisasi laporan Environmental, Social, and Governance (ESG).
Kisah di balik layar perjuangan Elgradcia justru menjadi bagian yang paling memotivasi. Sebagai mahasiswi hukum, ia dituntut untuk banting setir dan mempelajari hal baru yang jauh dari program studinya, seperti konsep ekonomi berkelanjutan, model bisnis, hingga teknologi digital.
"Awalnya saya ingin mengetahui sejauh mana kemampuan saya ketika berada di lingkungan yang benar-benar baru. Saya belajar bahwa sering kali kita tidak mengetahui kemampuan yang kita miliki sampai kita benar-benar berani mencobanya," ungkap Elgradcia dengan penuh semangat.
Tantangannya pun tidak main-main. Elgradcia harus membagi waktu super ketat antara kuliah reguler dan pengerjaan proyek. Diskusi kelompok pun terpaksa dilakukan secara daring hampir setiap malam selama berjam-jam di tengah badai tugas kuliah akademik. Namun, kerja keras tersebut terbayar tuntas saat namanya menggema di podium juara.
Pencapaian gemilang ini langsung mendapat apresiasi tinggi dari Dekan Fakultas Hukum UNJA, Dr. Hartati, S.H., M.H. Beliau menegaskan bahwa prestasi Elgradcia adalah bukti nyata kualitas mahasiswa UNJA di kancah internasional sekaligus menjadi motor penggerak reputasi akademik fakultas.
“Prestasi yang diraih Elgradcia menjadi kebanggaan bagi fakultas sekaligus bukti bahwa mahasiswa Fakultas Hukum memiliki kemampuan untuk berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya,” tutur Dr. Hartati.
Kisah Elgradcia Mellissa adalah tamparan positif bagi generasi muda saat ini: Jangan takut mencoba hal baru dan keluar dari zona nyaman. Karena peluang emas sering kali bersembunyi di balik hal-hal yang awalnya terlihat menakutkan. Bagaimana dengan kamu? Sudah siap keluar dari zona nyaman dan mengukir prestasimu sendiri tahun ini?. (afm)
Sumber : www.unja.ac.id
Merajut Masa Depan di Balik Hutan: Ketika Akademisi UNJA Bawa Jari-jari SAD Menembus Pasar Digital
Borong Rentetan Penghargaan Sekaligus, Mahasiswa UNJA Ini Bikin Bangga RI di Malaysia-Singapore
Antisipasi Karhutla Ekstrem, Rektor UNJA Tegaskan Pencegahan Harus Mulai Ubah Mindset
Dobrak Ilusi Media Sosial, Dosen UBR Jambi Ajak Ibu Modern Waras dan Berdaya dari Rumah
Strategi Baru UNJA: Mengubah Peran Dosen PA Demi Selamatkan Mental dan Studi Mahasiswa
HIMATRO UNJA Gelar Seminar Nasional Energi Terbarukan, Dorong Kemandirian Nasional
Promosikan Produk Unggulan Daerah, Kanwil Kemenkum Jambi Ikuti Rakor Video Indikasi Geografis


