Mahasiswa KKN UBR Jambi 'Tangkis' Anemia di Sumber Jaya: Investasi Kesehatan Remaja - Masa Kehamilan



Selasa, 27 Januari 2026 - 10:34:19 WIB



Foto : Mahasiswa KKN Tematik Posko 8, UBR Jambi.
Foto : Mahasiswa KKN Tematik Posko 8, UBR Jambi.

JAMBERITA.COM, MUARO JAMBI- Masalah anemia sering kali dianggap sepele, padahal dampaknya bisa menjadi ancaman serius bagi masa depan generasi bangsa. Menyadari hal tersebut, mahasiswa KKN Posko 8 Universitas Baiturrahim (UBR) Jambi menggelar aksi nyata bertajuk "Tangkis Anemia" (Tangkal Anemia Sejak Remaja dan Masa Kehamilan) di GOS Desa Sumber Jaya, Senin (26/01/2026).

Kegiatan yang menyasar remaja putri dan ibu hamil di RT 05 dan 06 ini berlangsung interaktif dengan pendampingan langsung dari bidan desa. Kolaborasi ini memastikan edukasi yang diberikan sejalan dengan program kesehatan puskesmas setempat.

Dalam sesi edukasi, para mahasiswa menekankan bahwa anemia bukan sekadar rasa pusing biasa. Bagi Remaja, anemia menjadi ancaman jangka panjang yang dapat menurunkan konsentrasi belajar dan daya tahan tubuh. Kemudian Bagi Ibu Hamil, Kurangnya zat besi berisiko memicu komplikasi fatal seperti pendarahan saat persalinan, bayi lahir dengan berat badan rendah (BBLR), hingga risiko stunting.

"Kami ingin remaja putri paham bahaya anemia sebelum mereka memasuki usia reproduksi, dan ibu hamil sadar bahwa kadar Hb normal adalah kunci keselamatan ibu dan janin," ujar salah satu mahasiswa KKN UBR di sela kegiatan.

Tak hanya memberikan teori, mahasiswa KKN Tematik UBR Jambi juga membagikan "resep jitu" bagi warga Sumber Jaya agar terhindar dari kurang darah.

1. Gencarkan Konsumsi TTD : Memastikan remaja putri dan bumil patuh meminum Tablet Tambah Darah (TTD) secara teratur.

2. Pola Makan "Isi Piringku": Mengonsumsi makanan tinggi zat besi seperti daging merah, hati ayam, bayam, dan kacang-kacangan.

3. Hindari "Penghambat" Zat Besi: Mengurangi kebiasaan minum teh atau kopi sesaat setelah makan, karena dapat menghambat penyerapan zat besi oleh tubuh.

4. Gaya Hidup Bersih dan Sehat: Menjaga kebersihan lingkungan untuk mencegah infeksi cacing yang juga menjadi pemicu anemia.

Perangkat desa dan peserta tampak sangat antusias. Diskusi dua arah terjadi saat sesi tanya jawab, di mana para ibu hamil dan remaja putri aktif berkonsultasi mengenai pola makan sehat.

Dosen Pembimbing Lapangan, Ns. Dwi Kartika Pebrianti, M.Kep., berharap kegiatan ini melahirkan agen perubahan di tingkat keluarga. Dengan meningkatnya kepatuhan minum TTD dan perbaikan pola makan, diharapkan Desa Sumber Jaya mampu mencetak generasi yang lebih sehat, cerdas, dan bebas dari ancaman stunting.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata kepedulian mahasiswa Universitas Baiturrahim terhadap kualitas sumber daya manusia di Provinsi Jambi, dimulai dari langkah kecil di Desa Sumber Jaya, Kumpeh Ulu Kabupaten Muaro Jambi.(afm)





Artikel Rekomendasi