JAMBERITA.COM - Kesehatan menjadi investasi utama bagi warga Desa Muara Kumpeh. Menyadari hal tersebut, Mahasiswa KKN Tematik Posko 1 Universitas Baiturrahim (UBR) menggelar aksi edukasi kesehatan ganda yang menyasar kelompok Ibu Pengajian di Desa Muara Kumpeh pada Minggu, 25 Januari 2026.
Kegiatan ini berfokus pada dua isu kesehatan krusial: pengendalian Hipertensi melalui metode CERDIK dan kewaspadaan terhadap Tuberkulosis (TB) Paru.
Tim Cerdik yang digawangi oleh Meri Isnaini, Sherla Arfiani Saputri, dan Elsanda Maharani memaparkan bahaya hipertensi yang sering dijuluki sebagai silent killer. Untuk mencegahnya, mereka memperkenalkan jargon CERDIK, yaitu, Cek kesehatan rutin, Enyahkan asap rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet seimbang, Istirahat cukup dan Kelola stres.
"Kami ingin ibu-ibu di sini tidak hanya tahu teorinya, tapi bisa menerapkan gaya hidup sehat ini dalam keseharian keluarga guna menekan angka risiko darah tinggi," ujar perwakilan Tim Cerdik.
Di sisi lain, Tim Siaga yang beranggotakan Musdalifah, Dila Sakina, dan Tiara Riska memberikan pemahaman mendalam mengenai TB Paru. Mereka menekankan bahwa TB bukanlah penyakit turunan atau guna-guna, melainkan infeksi bakteri yang bisa disembuhkan.
Materi yang disampaikan meliputi, Cara penularan dan faktor risiko dan mengenali tanda dan gejala awal. Selanjutnya, Etika batuk yang benar agar tidak menularkan ke orang sekitar dan pentingnya kepatuhan minum obat hingga tuntas bagi penderita.
Kegiatan yang berlangsung di tengah suasana hangat ini disambut antusias oleh para peserta. Ibu-ibu pengajian tampak aktif bertanya dalam sesi diskusi, mulai dari cara mengatur pola makan hingga penanganan anggota keluarga yang batuk tak kunjung sembuh.
"Kegiatan berjalan sangat lancar. Respon positif dari ibu-ibu menunjukkan bahwa kesadaran akan kesehatan di desa ini mulai meningkat," ungkap salah satu pelaksana KKN.
Melalui program ini, mahasiswa KKN Posko 1 berharap masyarakat Desa Muara Kumpeh mampu melakukan pencegahan penyakit secara mandiri dan berkelanjutan. Dengan masyarakat yang sehat, diharapkan produktivitas dan kualitas hidup warga desa pun akan semakin meningkat.(afm)
Pelantikan HKTI Jambi, Wamentan Sudaryono Ceritakan Kedekatan Sutan Adil Hendra dengan Presiden Prab
Komnas HAM Bakal Temui Gubernur Al Haris Bawa Daftar Dugaan Pelanggaran HAM di Jambi, Ini Jadwalnya
Perkuat Hak Kelompok Rentan, Kanwil Kemenkum Jambi Gelar Sinkronisasi Kebijakan Disabilitas & Lansia
Sehat Bersama Bumil, Upaya Nyata Mahasiswa UBR Jambi Cegah Anemia-Stunting di Desa Arang-arang
Kolaborasi Mahasiswa KKN UBR Jambi di SDN 042 Sakean, Tanamkan Pola Hidup Bersih Sejak Dini
Mahasiswa KKN UBR Jambi Warning Ibu-ibu Desa Ramin : Waspada Hipertensi, Stres - Berujung Stroke


Pemerintah dan DPR Setujui RUU PPRT Disahkan Jadi Undang-Undang



