Pelantikan HKTI Jambi, Wamentan Sudaryono Ceritakan Kedekatan Sutan Adil Hendra dengan Presiden Prab



Selasa, 21 April 2026 - 17:30:13 WIB



JAMBERITA.COM– Pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Jambi menjadi momentum strategis dalam memperkuat peran petani menuju swasembada pangan nasional. Kegiatan yang digelar di Bukit Cinto Kenang, Kabupaten Muaro Jambi, Selasa (21/4/2026) ini dihadiri langsung Wakil Menteri Pertanian RI, Sudaryono, bersama Gubernur Jambi, Al Haris, serta sejumlah kepala daerah lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sudaryono yang juga Ketua Umum DPN HKTI melantik ribuan pengurus DPD HKTI Jambi beserta jajaran Wanita Tani. Sebelum prosesi pelantikan, rangkaian kegiatan pertanian turut dilakukan, mulai dari penanaman pohon buah, tanam jagung, hingga peninjauan kebun ketahanan pangan dan kebun melon sebagai bagian dari pengendalian inflasi daerah.

Sudaryono menegaskan bahwa peran HKTI sangat sejalan dengan agenda pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian. Ia mendorong petani untuk terus meningkatkan produksi sebagai kunci utama menuju swasembada.

“HKTI ini sejalan dengan tugas saya di pemerintahan. Kita ingin petani semakin semangat menanam, karena kunci swasembada adalah produksi yang meningkat,” ujarnya.

Ia juga memastikan pemerintah telah menyiapkan berbagai dukungan konkret, mulai dari bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), ketersediaan pupuk terjangkau, perbaikan irigasi, hingga penyediaan benih unggul. Bahkan dalam menghadapi ancaman El Nino, pemerintah mengandalkan program pompanisasi dan pipanisasi air sebagai solusi berbasis teknologi.

Di sisi lain, dalam sambutannya, Sudaryono juga menyinggung sosok Ketua DPD HKTI Jambi, Sutan Adil Hendra, yang dinilai memiliki kedekatan dengan Presiden RI, Prabowo Subianto. Kedekatan tersebut, menurutnya, telah terbangun lama dalam perjuangan membangun sektor pertanian nasional.

“Pak Sutan ini punya kedekatan yang baik dengan Presiden Prabowo. Ini menjadi kekuatan tersendiri bagi HKTI Jambi untuk memperjuangkan kepentingan petani hingga ke tingkat pusat,” ungkap Sudaryono.

Ia menilai, akses komunikasi yang kuat dengan pemerintah pusat akan mempercepat realisasi program strategis, terutama dalam mendukung target ketahanan pangan dan energi menuju Indonesia Emas 2045.

Sementara itu, Gubernur Al Haris dalam laporannya menyampaikan capaian positif sektor pertanian di Jambi. Pertumbuhan ekonomi daerah tercatat 4,93 persen dengan nilai tukar petani mencapai 117,8, yang mencerminkan peningkatan kesejahteraan petani.

Selain itu, luas lahan sawah di Jambi juga terus meningkat dari 104 ribu hektare dan ditargetkan mencapai 126 ribu hektare pada 2026. Produksi padi bahkan melonjak hingga 30,7 persen, tertinggi di wilayah Sumatera.

“Kami optimistis Jambi ke depan bisa swasembada beras, minimal untuk memenuhi kebutuhan sendiri,” tegas Al Haris.

Meski menghadapi tantangan alih fungsi lahan ke sektor perkebunan, dukungan kebijakan harga gabah serta peran Bulog dinilai mampu mendorong petani kembali menanam padi.

Pelantikan ini sekaligus menegaskan posisi HKTI sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun pertanian yang tangguh dan berkelanjutan. Dengan dukungan pusat, kekuatan organisasi, serta figur kepemimpinan yang memiliki jejaring nasional, HKTI Jambi diharapkan mampu menjadi motor penggerak utama dalam mewujudkan kedaulatan pangan di daerah.(*)





Artikel Rekomendasi