JAMBERITA.COM - Hipertensi atau tekanan darah tinggi bukanlah penyakit yang bisa dipandang sebelah mata. Tanpa gejala yang nyata, penyakit ini mampu memicu komplikasi fatal seperti stroke, jantung, hingga gagal ginjal. Menyadari risiko besar tersebut, mahasiswa KKN Tematik Universitas Baiturrahim (UBR) Jambi Posko 12 menggelar edukasi mendalam bagi warga RT 04 Desa Ramin, Sabtu (24/01/2026).
Mengusung tema "Cegah dan Kendalikan dengan Gaya Hidup Sehat", kegiatan ini bertujuan membekali para ibu sebagai garda terdepan kesehatan keluarga agar lebih waspada terhadap ancaman Silent Killer.
Dikawal oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Tina Yuli Fatmawati, SKM., M.Kes, pemateri Ririn Apriliani bersama 14 mahasiswa lainnya membedah kaitan erat antara pola pikiran dan tekanan darah. "Banyak yang tidak sadar bahwa stres berkepanjangan adalah pintu masuk utama hipertensi. Jika tidak dikelola, tekanan darah akan melonjak dan risiko stroke pun mengintai di depan mata," tegas Ririn di hadapan ibu-ibu RT 04.
Mahasiswa menekankan beberapa langkah kunci untuk memutus rantai risiko tersebut, mulai dari kendali stres, yaitu mengelola pikiran agar tekanan darah tetap stabil. Kemudian diet rendah garam atau mengurangi asupan natrium dan memperbanyak sayur serta buah.
Selanjutnya, aktivitas fisik atau bergerak aktif secara teratur untuk melenturkan pembuluh darah. Lebih lanjut ibu ibu desa Ramin juga dianjurkan melakukan pemeriksaan tekanan darah secara berkala meski merasa tubuh sehat.
Suasana edukasi berlangsung sangat interaktif. Ibu-ibu RT 04 Desa Ramin tidak ragu mengajukan pertanyaan mengenai kebiasaan sehari-hari yang ternyata berisiko tinggi. Partisipasi aktif ini menunjukkan bahwa masyarakat mulai sadar akan pentingnya deteksi dini sebelum segalanya terlambat.
DPL Posko 12, Tina Yuli Fatmawati, SKM., M.Kes, mengapresiasi kepekaan mahasiswa dalam memilih isu kesehatan ini. "Hipertensi sering kali tidak menunjukkan tanda-tanda sampai terjadi kerusakan organ. Melalui edukasi ini, kami ingin masyarakat Desa Ramin tidak hanya tahu, tapi mampu mengubah gaya hidup secara konsisten untuk mencegah stroke dan penyakit jantung," jelasnya.
Kehadiran 14 mahasiswa UBR di Desa Ramin menjadi angin segar bagi peningkatan literasi kesehatan warga. Dengan pemahaman yang benar mengenai faktor risiko dan pencegahan, diharapkan angka kejadian hipertensi di Desa Ramin dapat ditekan, menciptakan komunitas yang lebih sehat, produktif, dan bebas dari ancaman silent killer.(afm)
Kolaborasi Mahasiswa KKN UBR Jambi di SDN 042 Sakean, Tanamkan Pola Hidup Bersih Sejak Dini
Irwasda Polda Jambi hadiri Perayaan Pesta Perak 25 Tahun HKBP Simpang Rambutan Tanjab Barat
Wabup Katamso Hadiri Haflah At-Tasyakkur Lil Ikhtitam Wisuda Hafiz 30 Juz Ponpes Al-Anwar
Mahasiswa KKN Posko 12 UBR Jambi Ajak Siswa SMPN 43 Muaro Jambi Hidup Sehat Lewat Senam Enerjik
Emak-Emak RT 04 Desa Ramin Dapat 'Jurus Jitu' Anti Asam Urat dari Mahasiswa KKN UBR Jambi
Mahasiswa KKN UBR Posko 3 Edukasi SD 107 Lopak Alai dengan PHBS & Postur Tubuh



Irwasda Polda Jambi hadiri Perayaan Pesta Perak 25 Tahun HKBP Simpang Rambutan Tanjab Barat



