JAMBERITA.COM - Tensi tinggi di Ruang Paripurna DPRD Provinsi Jambi, Senin (26/1/2026), mendadak diselingi drama "curhat" yang mengocok perut sekaligus menohok. Hambali, politisi senior dari Partai Gerindra, meluapkan kekesalannya langsung di depan muka Gubernur Jambi, Al Haris.
Bukan soal teknis anggaran semata, Hambali menyoroti sulitnya membangun komunikasi dengan orang nomor satu di Jambi tersebut. Dengan gaya bicara khasnya, Hambali menyindir kedekatan fisiknya dengan Gubernur yang ternyata berbanding terbalik dengan kemudahan berkomunikasi via telepon.
"Saya telepon payah nian. Padahal ketika saya duduk dekat Pak Gubernur, asam lambung saya naik turun, begitulah dekatnya kami," seloroh Hambali yang disambut riuh suasana sidang.
Hambali merasa "dipingpong" oleh ajudan Gubernur. Ia bahkan sempat memberikan kuliah singkat mengenai etika berkomunikasi nasional. "Aturan nasional itu, kalau orang tiga kali berturut-turut menelepon, wajib ditelepon balik! Harus paham, jangan sangka saya bodoh," tegas anggota dewan dari Dapil Tebo-Bungo tersebut.
Menanggapi 'serangan' asmara politik yang bertepuk sebelah tangan tersebut, Al Haris mencoba mencairkan suasana. Ia berjanji akan mengecek kinerja ajudannya yang sering berganti shift. "Baik terima kasih saudara ku hambali, pertama tadi nanti kita cek sama ajudan biar sama sama terbuka kadanf kadang kami kan dua ajudan, jadi ganti ganti tidak nyambung," ungkapnya.
Namun, Hambali tampaknya sudah terlanjur gemas. Ia menegaskan tidak butuh jamuan mewah atau harus bertemu, cukup suaranya didengar di ujung telepon. "Iya saya kan tidak penting untuk harus ketemu ke rumah, asal saya sudah bicara telepon, sudah, jadi kok berbelit belit nian," jawab Hambali.
Drama ini pun ditutup dengan jawaban singkat nan santai dari Al Haris: "Oke, Bos," jawab Al Haris disambut tepuk tangan di ruang sidang paripurna tersebut.
Selanjutnya, di tengah drama asam lambung tersebut, Ketua DPRD Jambi, Hafiz, mencoba mengembalikan kemudi persidangan. Terkait polemik anggaran Rp57 Miliar yang menjadi pemicu utama kegaduhan, Hafiz menegaskan bahwa pihaknya saat ini sedang melakukan konsultasi intensif dengan Mendagri melalui Biro Hukum.
"Secara hak dan pandangan politik, saya menyadari teman-teman mempunyai hak suara dan kami sangat memaklumi," kata Hafiz seraya menutup sidang paripurna.(afm)
Ketua DPRD Tanjab Barat Sambut Kunker Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol Mayjen TNI Arief Gajah Mada
Kabar Gembira! Bupati Anwar Sadat Pastikan P3K Paruh Waktu Tanjab Barat Dapat THR
Wabup Katamso Beri Bantuan bagi Warga Kena Musibah di Tungkal Ulu
Paripurna DPRD Jambi Mendadak Hening!, Nasir : Demi Allah, Saya Akan Berhadapan dengan Al Haris
Sambut Ramadhan, SAH Hadiri Pengajian Keluarga Besar Relawan Gerakan Ayo Mengaji (GERAMI)
Kado Hijau di KCBN Muaro Jambi: Cara PDI Perjuangan Jambi Rayakan HUT ke-79 Megawati




Danrem 042/Gapu tinjau Progres pembangunan KDKMP dan Jembatan Gantung di Kabupaten Bungo

