JAMBERITA.COM - Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Jambi ke 69 tahun, turnamen sepak bola bergengsi Gubernur Cup 2026 dijadwalkan akan berlangsung mulai 11 hingga 26 Januari 2026. Stadion Swarna Bhumi Pijoan di Kabupaten Muaro Jambi dipastikan menjadi pusat perhatian dalam ajang tahunan ini.
Berdasarkan rangkaian kegiatan HUT Jambi, turnamen akan dibuka pada 11 Januari dengan laga eksibisi antara Unsur Forkopimda Jambi melawan DPRD Provinsi Jambi di Stadion Swarna Bhumi. Adapun rincian jadwal pertandingan adalah sebagai berikut:
11 Januari 2026: Pembukaan dan Laga Eksibisi (Stadion Swarna Bhumi Pijoan).
12 – 22 Januari 2026: Babak Penyisihan (Stadion KONI Tri Lomba Juang).
24 – 26 Januari 2026: Babak Final (Kembali ke Stadion Swarna Bhumi Pijoan).
Kepala Bidang Prestasi Olahraga Dispora Provinsi Jambi, Bambang Irawadi, membenarkan rencana penggunaan stadion tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa pihak panitia saat ini masih dalam proses melengkapi administrasi, terutama terkait faktor keamanan.
"Wacana iya. Tapi masih nunggu izin keramaian, karena bukan hanya soal waktu masa pemeliharaan stadion saja, tapi penggunaan sarana juga harus jelas. Dan itu syarat dari izin kegiatan, mudah-mudahan diizinkan," ujarnya kepada jamberita.com, Sabtu (3/1/2026).
Stadion Swarna Bhumi Pijoan merupakan salah satu proyek strategis (multiyears) Pemprov Jambi tahun 2022-2024 yang menelan anggaran fantastis. Setelah melewati masa pemeliharaan sepanjang tahun 2025, tahun 2026 akan menjadi momen perdana fasilitas olahraga ini digunakan secara resmi untuk publik.(afm)
Bantah Klarifikasi DK, WJ Angkat Bicara : Ungkap Dua Kejadian Berbeda, di Waktu yang Sama
DK Muncul ke Publik! Bantah Narasi Penggerebekan : Saya Bertiga
GEGER! Pemprov Tepis Isu DK yang Digerebek Istri, TA Gubernur Jambi, Berikut Daftar Legalnya
Ombudsman Jambi : Sektor Kepegawaian Jadi Tren Laporan Tertinggi dalam 5 Tahun Terakhir
Awal Tahun 2026 yang Manis: Senyum Bahagia dan Pangkat Baru di Polda Jambi
Rilis Ditlantas Polda Jambi : Kasus Laka Lantas 2025 Naik 5,99%, Namun Angka Meninggal Dunia Menurun


Bantah Klarifikasi DK, WJ Angkat Bicara : Ungkap Dua Kejadian Berbeda, di Waktu yang Sama

