Warga Bukit Intan Residence 2 Keluhkan PDAM Tirta Salam Tak Mengalir, Pasokan Terganggu!



Selasa, 16 Juni 2026 - 15:42:48 WIB



JAMBERITA.COM— Sejumlah warga Perum Bukit Intan Residence 2 mengeluhkan tidak mengalirnya pasokan air dari PDAM Tirta Salam yang telah berlangsung dalam kurun waktu tertentu. Kondisi tersebut menyebabkan kesulitan bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari, mulai dari memasak, mandi, mencuci, hingga kebutuhan rumah tangga lainnya.

Menurut keterangan warga, gangguan distribusi air tersebut telah berulang kali disampaikan kepada pihak PDAM Tirta Salam melalui berbagai saluran pengaduan. Namun, hingga saat ini warga menilai belum ada tindak lanjut yang memadai maupun solusi konkret untuk mengatasi permasalahan tersebut.

"Kami sudah berkali-kali menyampaikan keluhan, tetapi sampai sekarang air tetap tidak mengalir. Yang kami dapat hanya janji akan dicek, sementara kebutuhan air sehari-hari tetap harus dipenuhi dengan cara membeli air tambahan," ujar salah seorang warga yang terdampak.

Tidak hanya mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air, warga juga mengaku tetap dibebankan biaya bulanan meskipun layanan yang diterima tidak berjalan sebagaimana mestinya. Warga menyebut adanya biaya beban tetap sebesar Rp22.000 per bulan yang harus dibayarkan, belum termasuk biaya pemakaian air berdasarkan perhitungan meter kubik.

Yang menjadi sorotan warga adalah kondisi meteran air yang disebut tetap mencatat penggunaan meskipun air tidak keluar dari keran. Beberapa pelanggan mengaku hanya mendapati hembusan angin dari saluran pipa, namun angka pada meteran tetap bergerak sehingga berpotensi menambah tagihan pemakaian.

"Kami merasa dirugikan karena air tidak mengalir, tetapi meteran tetap berjalan. Saat dicek, yang keluar hanya angin dari pipa. Namun tagihan tetap muncul dan harus dibayar setiap bulan," keluh warga lainnya.

Kondisi ini memicu keresahan di lingkungan Perum Bukit Intan Residence 2. Warga berharap pihak PDAM Tirta Salam segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap jaringan distribusi air, memberikan penjelasan resmi terkait penyebab gangguan, serta mencari solusi yang adil bagi pelanggan yang terdampak.

Selain itu, warga meminta adanya evaluasi terhadap penagihan rekening air selama masa gangguan layanan berlangsung. Mereka menilai pelanggan tidak seharusnya dibebani biaya penuh apabila pasokan air tidak diterima secara normal.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak PDAM Tirta Salam terkait keluhan warga mengenai gangguan distribusi air di Perum Bukit Intan Residence 2 maupun mengenai dugaan meteran yang tetap berjalan saat pasokan air tidak mengalir.

Warga berharap permasalahan tersebut dapat segera diselesaikan agar kebutuhan air bersih masyarakat kembali terpenuhi dan kepercayaan pelanggan terhadap pelayanan PDAM dapat dipulihkan.(*)



Artikel Rekomendasi