Batik Air Resmi Mengudara di Muara Bungo, Gubernur Al Haris: Pemicu Ekonomi Wilayah Barat



Senin, 15 Juni 2026 - 18:16:42 WIB



Foto : Gubernur Jambi Al Haris.
Foto : Gubernur Jambi Al Haris.

JAMBERITA.COM - Akses transportasi udara di wilayah barat Provinsi Jambi resmi meningkat. Gubernur Jambi, Al Haris, menghadiri langsung seremonial pendaratan dan penerbangan perdana maskapai Batik Air rute Jakarta (CGK) – Muaro Bungo (BUU) di Bandara Udara Muara Bungo, Senin (15/06/2026).

Penerbangan perdana ini membawa 139 penumpang menggunakan armada modern, menandai babak baru konektivitas antarpulau bagi masyarakat Jambi Ulu Barat dan sekitarnya.

Dalam sambutannya, Gubernur Al Haris menegaskan bahwa kehadiran rute baru ini adalah jawaban atas kebutuhan mobilitas penduduk yang tinggi di wilayah barat, sekaligus menjadi pemicu pemerataan pembangunan agar tidak hanya terpusat di Kota Jambi.

"Gambaran demografis menunjukkan wilayah barat memiliki jumlah penduduk yang signifikan. Kehadiran Bandara Muara Bungo diharapkan menjadi pemicu pemerataan pembangunan antara wilayah barat dan timur Jambi," ujar Al Haris.

Gubernur juga membeberkan sejumlah rencana strategis ke depan, di antaranya, pembangunan fasilitas terminal VIP dan ruang pertemuan resmi, rencana pembangunan taxiway baru yang dijanjikan Kementerian Perhubungan, mendorong usulan menjadikan Bungo sebagai Pusat Kegiatan Nasional (PKN).

Selanjutnya, akan mengajukan status Internasional untuk Bandara Sultan Thaha Jambi guna mengakomodasi jamaah umroh dan mahasiswa internasional.

Senada dengan Gubernur, Bupati Bungo Dedi Putra mengingatkan kembali sejarah perjuangan pengadaan lahan bandara seluas 360 hektare yang diinisiasi sejak era mantan Bupati Zulfikar Ahmad. Ia menekankan bahwa Bandara Muara Bungo adalah milik bersama.

"Bandara ini dikelilingi oleh tujuh daerah—enam kabupaten/kota di Jambi dan satu kabupaten di Sumatera Barat. Jadi, ini bukan hanya untuk masyarakat Bungo, melainkan untuk seluruh Jambi Ulu Barat dan Dhamasraya," kata Dedi Putra.

Apresiasi juga datang dari Kementerian Perhubungan melalui Kabag Humas dan Umum Dirjen Penerbangan RI, Endah Purnama Sari. Pemerintah pusat menilai posisi Bungo sangat strategis di jalur tengah Sumatera karena menjadi pusat aktivitas ekonomi yang melayani daerah sekitar seperti Kerinci, Sungai Penuh, Merangin, Solok Selatan, Tebo, hingga Dhamasraya.

Direktur Utama Batik Air, Danel Putu Kunciro, mengaku sangat optimis dengan keberlanjutan rute ini. Namun, pihak maskapai memberikan catatan penting agar pengelola bandara segera mengoptimalkan sistem penanganan bagasi serta kelengkapan fasilitas pendukung lainnya demi kenyamanan dan keselamatan penerbangan yang berkelanjutan.(afm)





Artikel Rekomendasi