Rilis Ditlantas Polda Jambi : Kasus Laka Lantas 2025 Naik 5,99%, Namun Angka Meninggal Dunia Menurun



Jumat, 02 Januari 2026 - 17:04:28 WIB



Foto : Ilustrasi Laka Lantas/Jmb.
Foto : Ilustrasi Laka Lantas/Jmb.

JAMBERITA.COM – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jambi merilis data evaluasi kinerja keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) sepanjang tahun 2025. Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat dinamika signifikan pada angka kecelakaan dan penindakan pelanggaran dibandingkan tahun 2024.

Ditlantas Polda Jambi mencatat adanya kenaikan pada jumlah kasus kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas). Sepanjang tahun 2025, tercatat sebanyak 1.822 kasus, meningkat sebesar 5,99% (103 kasus) dibandingkan tahun 2024 yang berjumlah 1.719 kasus.

Meskipun secara kuantitas kasus meningkat, terdapat kabar positif pada sisi fatalitas korban, Meninggal Dunia (MD): Mengalami penurunan signifikan sebesar 13,30%. Tercatat 365 jiwa di tahun 2025, turun dari 421 jiwa di tahun sebelumnya.

Luka Berat (LB): Turun tipis sebesar 0,63%, dari 313 orang menjadi 311 orang. Luka Ringan (LR): Mengalami kenaikan sebesar 10,84%, dari 2.120 orang menjadi 2.350 orang. Sementara penindakan pelanggaran, strategi edukasi lebih dominan.

Perubahan mencolok terlihat pada pola penindakan hukum terhadap pelanggar lalu lintas. Polda Jambi tampak lebih mengedepankan langkah persuasif melalui teguran dibandingkan tindakan represif berupa tilang.

Berdasarkan data akhir tahun Ditlantas Polda Jambi mengungkapkan bahwa Sanksi Tilang, mengalami penurunan drastis sebesar 24,63% Pada tahun 2025, jumlah tilang tercatat sebanyak 18.945 kasus, berkurang 6.191 kasus dari tahun 2024 yang mencapai 25.136 kasus.

Sedangkan Sanksi Teguran: Mengalami lonjakan tajam sebesar 90,42%. Tercatat ada 40.967 teguran yang diberikan kepada pengendara di tahun 2025, naik hampir dua kali lipat dari tahun 2024 yang hanya 21.514 teguran.

Data ini menunjukkan bahwa meskipun insiden di jalan raya meningkat, tingkat keparahan kecelakaan yang berujung pada kematian berhasil ditekan. Selain itu, peningkatan angka teguran yang sangat tinggi menunjukkan komitmen Ditlantas Polda Jambi dalam melakukan edukasi langsung kepada masyarakat di lapangan guna membangun budaya tertib berlalu lintas secara preventif.(afm)





Artikel Rekomendasi