JAMBERITA.COM - Wali Kota Jambi Maulana memberikan peringatan keras kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Jambi saat memimpin Apel Peningkatan Disiplin di lapangan utama Kantor Wali Kota Jambi, Senin (15/06/2026).
Dilansir dari laman resmi Pemkot Jambi, Maulana melarang keras bagi ASN melakukan siaran langsung (live) di media sosial selama jam dinas dan mengancam akan mencopot Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tidak mampu mengimbangi ritme kerjanya.
Maulana menegaskan bahwa kedisiplinan digital menjadi salah satu sorotan penting demi menjaga etika profesi. ASN dilarang keras membuat konten yang melanggar etika atau melakukan live dengan mengenakan pakaian dinas saat jam kerja, kecuali untuk keperluan publikasi program pembangunan resmi.
"Tidak boleh live saat jam kerja, apalagi menggunakan pakaian dinas. Kecuali konten-konten yang berisi tentang pesan-pesan pembangunan dan proses-proses menjalankan program yang memang harus dilakukan," tegas Maulana.
Selain masalah media sosial, Wali Kota Jambi juga menyoroti kinerja para pejabat yang dinilai lambat dalam mengimplementasikan 11 program prioritas menuju visi Kota Jambi Bahagia (Bersih, Aman, Harmoni, Agamis, Inovatif, dan Sejahtera). Bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, Maulana mengaku siap mengevaluasi total para Kepala OPD dalam waktu dekat.
Ia memberikan tenggat waktu satu bulan bagi para Kepala OPD untuk menunjukkan progres nyata. Jika dalam tiga bulan tidak ada peningkatan, sanksi tegas mulai dari pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) hingga pencopotan jabatan (demosi) akan langsung diterapkan sesuai Peraturan Wali Kota (Perwal).
"Saya bersama Pak Wawako bekerja keras 24 jam untuk kesejahteraan ASN. Jangan hanya menuntut hak, tingkatkan kinerja dan produktivitas. Yang tidak bisa mengikuti ritme kerja kami, silakan buat surat pengunduran diri, hari ini juga saya setujui," cetus Maulana secara blak-blakan.
Ia juga meminta OPD lebih peka terhadap keluhan warga, sehingga masalah-masalah kecil di lapangan tidak perlu selalu menunggu intervensi langsung dari Wali Kota atau Wakil Wali Kota.
Kendati memberikan teguran keras secara umum, Maulana tetap menyampaikan apresiasinya kepada jajaran Camat, Lurah, hingga tenaga pendidik yang dinilai telah bekerja optimal di garda terdepan dalam melayani masyarakat dan mencerdaskan generasi muda.
Upacara yang berlangsung tertib ini turut dihadiri oleh Wawako Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, Sekretaris Daerah Ridwan, serta seluruh jajaran ASN Pemkot Jambi. Langkah tegas ini diharapkan dapat melahirkan birokrasi yang responsif dan berdampak nyata bagi kemajuan Kota Jambi dalam empat tahun ke depan.(afm)
Kemnaker Imbau Peserta, Mentor, dan Operator Lengkapi Tahapan Akhir MagangHub Batch III
Maknai 1 Muharram 1448 H, Rektor UBR Jambi Ajak Sivitas Akademika Refleksi Diri dan Menebar Kebaikan
Wali Kota Jambi Peringatkan ASN Jangan Ngonten-Live saat Jam Kerja, Ancam Copot Kepala OPD Malas
Warga Bukit Intan Residence 2 Keluhkan PDAM Tirta Salam Tak Mengalir, Pasokan Terganggu!
TNI Hadir Bersama Tokoh Adat pada Peringatan Hari Adat Melayu Jambi 2026
Wali Kota Jambi Peringatkan ASN Jangan Ngonten-Live saat Jam Kerja, Ancam Copot Kepala OPD Malas



