JAMBERITA.COM - Hari Ulang Tahun (HUT) ke - 2 Persatuan Pusundan Jambi (PPJ) persembahkan kado istimewa kepada para pelaku UMKM yang tergabung dalam PPJ. Kado tersebut berupa modal senilai 100 juta tanpa anggunan.
Ini disampaikan langsung oleh Pembina PPJ Ratu Munawaroh dalam laporannya pada HUT ke 2 PPJ di Sekretariat Bumi Pasundan Convention Centre, Kel. Pematang Sulur, Kec. Telanaipura, Minggu (20/7/2025).
"Izin kan juga tadi pak H Dedy (Ketua PPJ) barangkali lupa, bahwa ikhtiar yang sudah beliau lakukan adalah, PPJ dibawa kepemimpinan beliau sudah bekerjsama dengan BSI, memberikan pinjaman kepada UMKM senilai Rp100 juta tanpa anggunan," paparnya yang disambut hanggat seluruh tamu undangan dan PPJ se Kab/kota se Provinsi.
Menurut Ratu, bahwa PPJ mempunyai best story yang sangat kuat untuk menjadikan PPJ mampu menjadi bagian penting, khususnya untuk Provinsi Jambi yang dicintai. PPJ dinilai memiliki pandangan jauh ke depan dan kemampuan untuk masa depan, serta merumuskan strategi untuk mewujudkannya.
"Saya coba cek pak Sekda, Walikota sepertinya PPJ adalah vionernya," tegasnya bahwa PPJ dinilai tidak hanya melihat potensi, tetapi juga mampu menciptakan ide-ide inovatif dan menginspirasi untuk mencapai tujuan bersama, sebagaimana tema HUT PPP Membangun Kebersamaan dalam Kebhinekaan.
Selanjutnya, Sekda Provinsi Jambi Sudirman menyampaikan Atas nama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi mengucapkan selamat ulang tahun kepada segenap keluarga besar PPJ. Semoga di usia yang kedua ini, PPJ semakin solid, kokoh, dan terus berkontribusi nyata dalam mempererat tali silahturahmi dan meningkatkan peran serta masyarakat Sunda di tanah Jambi.
"Saya menyambut baik tema yang diusung pada peringatan hari ini yakni Sabilulungan : Membangun Kebersamaan dalam Kebhinekaan yang mengandung makna mendalam yakni gotong royong atau kerjasama dalam semangat kebersamaan," paparnya dalam mewakili sambutan Gubernur Jambi.
Menurut Sudirman, Provinsi Jambi sudah menjadi rumah besar yang hangat dan inklusif bagi berbagai macam suku, adat, dan budaya. Dengan adanya Persatuan Pasundan Jambi adalah bukti nyata bagaimana budaya Sunda mampu beradaptasi dan berkontribusi secara harmonis di tengah kehidupan masyarakat Jambi.
"Saya yakin, semangat Sabilulungan bukan hanya warisan budaya, melainkan juga menunjukkan bahwa identitas budaya tidak memisahkan atau menjadi penghalang integrasi sosial, melainkan fondasi untuk menciptakan masyarakat inklusif dan saling menghargai. Komunitas-komunitas kultural seperti Persatuan Pasundan menjadi pengikat antar generasi dan pelestari nilai-nilai luhur," ungkapnya.
Sudirman meyakini, PPJ tidak hanya menjadi ruang pelestarian budaya Sunda, namun juga mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembangunan sosial, pendidikan, ekonomi kreatif, dan pelestarian nilai-nilai kebhinekaan, serta menciptakan ruang-ruang dialog lintas etnis dan agama dalam Mewujudkan Jambi Mantap Berdaya Saing dan Berkelanjutan Tahun 2029 di bawah Ridho Allah SWT.
"Semoga HUT Persatuan Pasundan Jambi ke-2 ini menjadi momentum yang tepat untuk refleksi dan pergerakan baru yang lebih progresif. Mari terusbergandengan tangan, menatap masa depan dengan semangat Sabilulungan," pungkasnya.(afm)
Antispasi Serangan Siber, Bupati Batang Hari Larang Keras ASN Gunakan Perangkat Lunak Bajakan
BP BUMN: Ketahanan pangan, energi, dan SDM jadi fondasi Indonesia Emas
Selain Pencak Silat, Atlet Bulu Tangkis UBR Jambi Juga Tambah 1 Medali Emas di POMDA 2025
Sinsen Apresiasi PNS dan Guru Lewat Promo Servis di AHASS Jambi
Ketua KORMI Provinsi Jambi Kepada Para Kontingen FORNAS NTB : Fokus Prestasi dan Jaga Nama Baik
Lepas 219 Siswa PKL SMKN 6 Kota Jambi, Wagub Sani Dorong Generasi Siap Kerja dan Berdaya Saing


