JAMBERITA.COM- Menurut catatan Unit Pelaksana Teknis Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Provinsi Jambi kasus bullying lebih dominan terjadi dilingkungan sekolah dibandingkan tempat kerja.
Kepala UPTD-PPA Provinsi Jambi Asi Noprini mengatakan kasus bullying dilingkungan sekolah sendiri sudah terjadi sejak dari lama. Dan banyak memakan korban.
Diakuinya dirinya sebagai pendamping pihaknya selalu melakukan penanganan terhadap kasus bullying ini, dengan harapan kasus ini bisa terselesaikan dengan baik.
"Kami terus melakukan penanganan, bagaimana kami berusaha kasus itu selesai dengan baik ataupun kami juga berkerjasama dengan pihak kepolisian kalau bullying sudah terlalu membuat dampak negatif pada korban," kata Asi kepada Jamberita.com.
Kemudian, Asi mengungkapkan dalam menyelesaikan kasus bullying dilingkungan sekolah ini. Pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan kepala sekolah maupun guru yang terlibat sehingga kasus-kasus seperti harus diungkapkan dan tidak lagi disembunyikan, sehingga korban mendapatkan haknya.
"Pihak sekolah harus meningkatkan pengawasan, kemudian kerjasama dengan orang tua siswa jangan lupa. Karena mungkin anak dirumah tidak seperti itu (Pelaku bullying,Red) tiba-tiba disekolah dia bisa melakukan itu" jelasnya.
Asi menegaskan koordinasi antara orang tua dan guru disekolah merupakan faktor yang sangat penting dalam menuntaskan kasus bullying dilingkungan sekolah.
"Secara keseluruhan kasus bullying di Provinsi Jambi termasuk banyak. Namun perlu diketahui kasus kekerasan seksual lebih dominan dari pada kasus bullying itu sendiri," ungkapnya.
Asi juga menyatakan kasus bullying ini mayoritas terjadi disekolah dibandingkan ditempat-tempat lainya.
"Mayoritas disekolah," pungkasnya. (Tna)
Geger Simpang Siur Lahan, Benarkah Anggaran Rp12 M Bengkak Jadi Rp15 M? Ini Fakta Mengejutkannya!
Wacana Perbaikan Jalan Padang Lamo Terus Dikawal, Terbaru PUTR Jambi Kembali Bahas Bersama BPJN
Tim Kuasa Hukum Bantah Rumor Pembatalan 105 SHM di Muaro Jambi
Tak Pulang Kampung, Al Haris Pilih Jalankan Ibadah Puasa Pertama di Jambi
Sampaikan Ucapan Selamat Ibadah Puasa, SAH Ajak Masyarakat Sambut Ramadhan Dengan Gembira
Geger Simpang Siur Lahan, Benarkah Anggaran Rp12 M Bengkak Jadi Rp15 M? Ini Fakta Mengejutkannya!

