JAMBERITA.COM- Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jambi mendampingi Sekretaris Utama BKKBN RI, Tavip Agus Rayanto dalam kegiatan serah terima penghargaan kepada OPD KB Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi. Di Aula Kantor BKKBN Provinsi Jambi, Selasa (5/03/2024).
Perlu diketahui penghargaan tersebut diberikan kepada OPD KB yang berhasil menyalurkan Dana Alokasi Khusus Non Fisik (BOKB) diatas 90 persen pada tahun 2023.
Adapun OPD KB yang menerima penghargaan ini yaitu kategori Kabupaten/kota yang capaian realisasi diatas 90 persen ada Kabupaten Tanjung Jabung Timur 91,66 persen, Kabupaten Kerinci 92,09 persen, Kota Sungai Penuh 92,69 persen.
Sementara itu untuk capaian terbaik diraih oleh Kabupaten Muaro Jambi 98,61 persen Kota jambi 97,88 persen. dan Kabupaten Tanjung Jabung Barat 94,11 persen.
Tavip Agus Rayanto mengatakan penghargaan ini berikan atas kinerja dan serapan anggaran dari semua program yang dilaksanakan oleh OPD KB baik ditingkat kabupaten maupun kota se-Provinsi Jambi
"Penghargaan ini diberikan atas serapan anggaran untuk melaksanakan program pembinaan KB, program pemberdayaan dan peningkatan keluarga sejahtera, dan program pengendalian penduduk," katanya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi secara pribadi menyampaikan ucapan selamat dan terimakasih kepada OPD KB yang telah berkerja keras sehingga penghargaan layak mereka dapatkan.
"Selamat saya ucapkan, dan lebih semangat kedepan dalam melaksanakan semua kegiatan, bersama kita bisa," kata Kepala perwakilan BKKBN provinsi jambi Drs.Putut Riyatno. (Tna)
Geger Simpang Siur Lahan, Benarkah Anggaran Rp12 M Bengkak Jadi Rp15 M? Ini Fakta Mengejutkannya!
Wacana Perbaikan Jalan Padang Lamo Terus Dikawal, Terbaru PUTR Jambi Kembali Bahas Bersama BPJN
Tim Kuasa Hukum Bantah Rumor Pembatalan 105 SHM di Muaro Jambi
Per Oktober 2024, Semua Produk Makanan dan Minuman Wajib Bersertifikat Halal
Satgas Halal Provinsi Jambi Gelar Rakorda Bahas Kampanye Wajib Halal Oktober 2024
Jelang Puasa, SAH Bantu Wujudkan Pangan Aman, Bermutu dan Bergizi
Geger Simpang Siur Lahan, Benarkah Anggaran Rp12 M Bengkak Jadi Rp15 M? Ini Fakta Mengejutkannya!

