Edi Purwanto Ungkap Keberpihakan DPRD Jambi ke Ponpes, Agar Diperlakukan Sama Termasuk Soal Bantuan



Minggu, 22 Oktober 2023 - 20:58:08 WIB



Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto (Kemeja Putih) Saat Menghadiri Apel Hari Santri Nasional di Kabupaten Tebo, Minggu (22/10/2023).
Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto (Kemeja Putih) Saat Menghadiri Apel Hari Santri Nasional di Kabupaten Tebo, Minggu (22/10/2023).

JAMBERITA.COM - Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto mengungkapkan keberpihakan legislatif terhadap para santri di setiap Pondok Pesantren (Ponpes) dengan mewujudkan inisiatif dalam Peraturan Daerah (Perda) agar diperlakuan sama termasuk persoalan bantuan dari pemerintah. 

Edi mengatakan, inisiatif kepedulian DPRD Provinsi Jambi tersebut untuk keberlangsungan santri-santri khususnya yang ada di Ponpes, dengan mengeluarkan kebijakan inisiatif dari DPRD Provinsi Jambi berupa Peraturan Daerah (Perda) penyelenggaraan pondok pesantren.

"Salah satu kepedulian kita terhadap santri-santri yang ada di Provinsi Jambi dimana kami mengeluarkan Perda penyelenggaraan pondok pesantren, yang harapannya agar semua pondok pesantren (Ponpes) mendapat perlakuan yang sama termasuk dalam persoalan bantuan,"ungkapnya.

"Sekali lagi saya ucapakan selamat hari santri nasional tahun 2023, momentum ini menjadi penyemangat untuk seluruh santri terus belajar dan beribadah sebagai fondasi kehidupan yang utama dan kokoh, santri berilmu dan tentunya bertaqwa," jelasnya.

Dalam kesempatan menghadiri Apel Hari Santri Nasional tahun 2023 di lapangan Wirotho Agung, Kecamatan Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo, Minggu (22/10) dengan mengusung tema " Jihat Santri, Jayakan Negeri " tersebut, Edi juga mengucapkan selamat dengan memberi motivasi kepada ratusan santri yang hadir.

Menurut politisi PDI Perjuangan Provinsi Jambi itu pula, bahwa Santri adalah bagian yang tidak terpisahkan dari perkembangan dan kemajuan bangsa Indonesia. Kendati demikian, Santri juga memiliki banyak tantangan kedepan.

Untuk itu kata Edi, terkait dengan Jihad tidak hanya bicara soal pertempuran pada fisik. Namun berjihad yang saat ini adalah apa yang akan di hadapi pada mendatang dengan perjuangan secara keseluruhan. "Untuk bagaimana menjadi pribadi yang kuat iman, terus memperdalam ilmu dan perbaiki diri di tengah tantangan-tantangan yang akan dihadapi pada era kini," pungkasnya.(afm)





Artikel Rekomendasi