Ditlantas Polda Jambi Gelar Jum'at Curhat Bersama Asosiasi Transportir Batubara



Jumat, 23 Juni 2023 - 11:37:38 WIB



JAMBERITA.COM- Polda Jambi terus menjalankan program Jum'at curhat, kegiatan ini dilakukan dalam rangka mendengarkan dan menampung aspirasi, keluh kesah, saran serta kritik dari masyarakat.

Kali ini Polda Jambi melaksanakan Jum'at curhat bersama para Asosiasi transportir batubara. Di kopi Tian, Jambi Selatan. Jum'at (23/6).

Kegiatan Jum'at curhat ini dipimpin langsung oleh Wadir Lantas Polda Jambi, AKBP M. Lutfi, dan didampingi Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Jambi, Kompol Agung Asmara, Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Jambi, Kompol Mas Edy, Ps. Paur Penum Subbid Penmas, Ipda Alamsyah Amir, Ketua Harian transportir Batubara, Karyadi dan perwakilan relawan pengatur lalulintas angkutan batubara.

Jum'at curhat yang dilakukan oleh Direktorat Lalulintas (Ditlantas) Polda Jambi hari ini bukan yang pertama kalinya, melainkan sudah yang ketiga kalinya.

Wadir Lantas Polda Jambi, Akbp M. Lutfi mengatakan mewakili Kapolda Jambi dalam program Jum’at curhat, dirinya siap menyerap aspirasi dari masyarakat.

"Dengan Jum'at curhat ini, kami bisa mendengar dan menampung aspirasi masyarakat dilapangan, sehingga bisa bersama - sama mencari jalan keluarnya," kata Akbp M. Lutfi.

Sementara itu, Ketua Harian trasnportir batubara, Karyadi mengatakan bahwa pihaknya siap membantu Polda dalam mengurai permasalahan yang sering muncul akibat angkutan batubara.

Diakui diri bahwa saat pertemuan Jum'at curhat hari ini, pihaknya sudah menyiapkan nama-nama relawan batubara dan itu semua memiliki Surat Keputusan (SK) yang akan ditugaskan untuk turut membantu tugas Polda Jambi dalam memantau aktivitas angkutan batubara.

"Kami juga berencana akan memberi kartu pada setiap mobil angkutan batubara, sehingga mobil tersebut memiliki identitas sehingga kami dapat mengetahui permasalahan dan rencananya kami juga akan memberikan GPS sehingga kita mengetahui laju mobil," ucapnya.

Namun, kata Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Jambi, Kompol Agung Asmara sampai saat ini pelanggaran-pelanggaran masih kerap dilakukan oleh sopir angkutan batubara salah satunya melanggar jam operasional.

Pihaknya mengakui hal tersebut terjadi, karena keterbatasan petugas dilapangan, sehingga untuk mencegah hal tersebut terjadi lagi kedepan, dirinya meminta para relawan agar dapat mendokumentasikan pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh supir angkutan batubara.

"Kedepan agar para relawan dilengkapi oleh atribut-atribut dan identitas sehingga dapat dikenali," tutur Kompol Agung Asmara. (Tna)



Artikel Rekomendasi