Bahaya Penggunaan Narkoba Terhadap Masa Depan Bangsa



Minggu, 20 November 2022 - 11:24:47 WIB



Oleh: Amelia Meilita*

 

 

Narkoba adalah ancaman masa depan bangsa Narkoba yang secara menyeluruh adalah obat-obat terlarang dewasa ini sangat marak keberadaannya ditenga-tengah masyarakat bahkan di indonesia. Narkoba merupakan singkatan dari narkotika, psikotropika dan obat terlarang lainnya.

Dampak dari narkoba di kalangan remaja saat ini turut mengancam masa depan bangsa karena tombak kemajuan bangsa Indonesia ada pada generasi mudanya. Narkoba sendiri menjadi ancaman disintegrasi bangsa dan penyimpangan-penyimpangan nilai-nilai pancasila karena dianggap sebagai sebuah perilaku yang tidak mencerminkan sila pertama dan mampu menggeruskan cita-cita bangsa pada sila ketiga.

Terdapat sebanyak14.010 kasus narkoba yang telah dilaporkan kepada BNN, sebanyak Rp5.879.844.418.373 barang bukti aset yang telah disita. Dan juga dapat dilihat dari grafik yang menunjukkan bahwa pada tahun 2013 banyak sekali orang yang melaporkan kasus narkoba, tetapi angka itu mulai menurun seiring berjalannya waktu dari tahun ke tahun.

Narkoba memiliki dampak buruk yang sangat banyak sekali untuk kesehatan fisik dan kesehatan mental, pada aspek kesetahan fisik mampu mempengaruhi waktu tidur, menimbulkan penyakit jantung, dan tekanan darah tinggi. Sedangkan yang lebih berbahaya lagi terdapat pada aspek kesehatan mental yang mampu membuat penggunanya merasa ketergantungan dan gangguan pada mental.

Salah satu contoh dampak dari narkoba ini jika dilihat dari aspek kesehatan mampu merusak system saraf, gangguan reproduksi bahkan bias menyebabkan kematian bagi penggunanya yang sudah overdosis menggunakannya. Sedangkan dari sisi kesehatan mental mampu membuat generasi muda menjadi lamban dalam pekerjaan, kurang percaya diri, sulit berkonsentrasi dan lain-lain. Jika disandingkan dengan nilai-nilai pancasila, dampak buruk yang sering terjadi adalah pengguna narkoba akan cenderung apatis terhadap lingkungan sosial.

Penyebab remaja mengkonsumsi narkoba ini bermacam-macam, mulai dari karena kurangnya perhatian orang tua sampai dengan pengaruh lingkungan pertemanan. Usia 14-20 tahun adalah yang paling rentan terpapar penggunaan narkoba karena biasanya pada usia tersebut sangat memerlukan perhatian orang tua dan sedang dalam tahapan proses mencari jati diri.

Cara untuk mencegah dari terpapar penggunaan narkotika ini sendiri bias dimulai dari orang tua yang memperhatikan anak-anak nya dikeluarga, kemudian bisa pula melalui pendidikan dengan pendidikan kewarganegaraan dan edukasi-edukasi di sekolah tentang bahayanya penggunaan narkoba. Dari sisi remaja sendiri untuk mencegah terpapar dari penggunaan narkoba sendiri bisa dimulai dari mencari lingkungan pertemanan yang baik dan melakukan kegiatan-kegiatan positif seperti kegiatan religi dan kegiatan-kegiatan kepemudaan.(*)


Penulis adalah: Mahasiswa poltekkes Kemenkes Jambi jurusan keperawatan*



Artikel Rekomendasi