Oleh : Fatihatul Rizki*
Kata narkoba sudah tidak asing di kalangan masyarakat. Narkoba sendiri merupakan zat yang mengandung rasa candu bagi yang mengkonsumsinya. Narkoba sebenarnya digunakan dalam dunia Kesehatan sebagai obat bius dan lainnya, tapi sesuai dengan dosis doketr. Namun, yang terjadi sekarang ini, narkoba di gunakan dengan sembarangan dan untuk kepentingan yang tidak jelas. Pemakaian narkoba hampir ada di setiap kalangan, baik yang tertinggi sampai terendah. Sekarang ini narkoba sudah banyak tidak asing di kalangan remaja. Banyak para remaja yang tertangkap menggunakan narkoba, baik laki-laki maupun perempuan.
Remaja sendiri merupakan masa peralihan dari masa kanak-kanak menuju dewasa, yang telah meliputi semua perkembangan yang dialami sebagai persiapan memasuki masa dewasa. Perubahan yang terjadi meliputi aspek fisik, psikososial dan psikis. Usia remaja berlangsung dari usia 12-21 tahun.
Pengedar narkoba banyak mengincar remaja saat ini untuk di jadikan konsumen. Hal ini dikarenakan remaja yang sudah terkena narkoba cendrung menjadi pengguna jangka panjang, dibanding pengguna yang sudah berumur. Remaja juga mudah dibujuk dan masih labil dam berpikir. Ini membuat mereka lebih menargetkan remaja sebagai konsumennya karena semakin dilarang, remaja semakin penasaran.
Jenis narkoba sendiri sangat banyak dan beragam bentuknya. Berikut adalah jenis narkoba yang sering disalahgunakan pemakaiannya, yaitu kokain, ganja, ekstasi, heroin, methamphetamine, morfin, mushroom, flakka dan LSD.
Apa penyebab remaja menggunakan narkoba ? Remaja memiliki emosi yang masih belum stabil, dan mudah dipengaruhi. Tindakan yang mereka lakukan tidak berpikir panjang dan untuk mencari kesenangan. Selain itu, pengaruh teman dan rasa ingin tau yang tinggi menjadi penyebabnya. Awalnya hanya coba-coba kemudian menjadi kecanduan untuk memakai narkoba.
Selain itu, penyebab lain menggunakan narkoba adalah untuk melupakan sejenak masalah-masalah yang dihadapi. Banyak masalah yang dihadapi terkadang membuat seseorang perlu meluapkan emosinya sejenak, dan juga karena banyaknya tuntutan yang dihadapi dalam hidup. Sebab lain adalah untuk pembuktian agar dianggap hebat. Sebagai manusia kita tentu ingin di puji dan dianggap hebat. Pergaulan yang salah dapat menyebabkan hal ini, jika tidak menggunakan narkoba maka dianggap tidak hebat dan keren.
Penggunaa narkoba sendiri tidak sesuai dengan sila Pancasila. Hal ini telah melanggar sila ke 2 yaitu Kemanusiaan yang adil dan beradab. Mengapa demikian ? di karenakan dampak negative dari penggunaan narkoba. Banyak dampak negative dari narkoba seperti membunuh dan memperkosa, yang tidak sesuai dengan nilai sila ke dua. Selain itu, perbuatan tersebut termasuk kejahatan yang dapat dilaporkan ke kantor polisi dan mendapat pidana.
Untuk itu, pengamalan nilai Pancasila perlu di perkuat lagi dikalangan remaja. Saat ini kita memasuki era globalisasi dimana semua berjalan cepat. Jangan sampai nilai Pancasila tergerus dimakan zaman dan nilai-nilai di dalamnya menjadi terlupakan. Dengan begitu, penggunaan narkoba yang illegal dapat di kurangi dan dapat mencegah remaja menggunakan narkoba sembarangan. Narkoba juga tidak hanya merusak diri, namun kehidupan kita.
Jika sudah kecanduan narkoba hal yang harus dilakukan adalah melakukan pemeriksaan ke dokter, untuk mengetahui seberapa parah narkoba yang ada ditubuh. Bila keadaan semakin parah sehingga mengalami depresi dan gangguan, maka di sarankan untuk melakukan rehabilitasi. Dalam rehabilitasi ini, pengguna narkoba diharapkan sembuh secara fisik dan mental dan dapat hidup seperti sedia kala.(*)
Penulis adalah : mahasiswa jurusan keperawatan poltekkes Jambi*
Sekolah Kebangsaan "Mencetak G Z yang kritis dan Cedas dalam Memilih"
Kanwil Kemenkum Jambi Percepat Pendaftaran IG Batik Seberang Kota Jambi
