Oleh : Nadia*
Setiap harinya kita pasti kita bepergian, baik ke pasar, sekolah, kampus, supermarket dan ke tempat lain. Kendaraan yang melintas di jalan pun bervariasi dan bentuknya pun berbeda-beda. Kita pasti juga pernah melihat suatu kejadian atau kecelakaan. Kecelakaan yang terjadi di jalan raya bisa di sebabkan oleh berbagai alasannya. Dalam suatu kecelakaan biasanya memakan korban baik yang meninggal ataupun luka parah.
Di Jambi sendiri, kasus kecelakaan sudah sering terjadi. Hampir setiap hari ada saja berita mengenai kecelakaan, baik pengendara motor maupun mobil. Korban dari kecelakaan ini adalah masyarakat sekitar atau para pendatang yang sedang berkendara. Penyebab dari kecelakaan itu sendiri bermacam, seperti kelalaian pengemudi, kondisi jalan, keadaan alam, masalah rem, kelebihan muatan dan banyak lagi.
Penyebab pertama adalah kelalaian, ini disebabkan oleh kesalahan manusia. Dikarenakan mengantuk, belum lancar dalam berkendara, menyetir dalam keadaan mabuk, main handphone saat berkendara, tidak fokus dan kelelahan. Penyebab ini cukup sering terjadi jika terjadi sebuah kecelakaan. Sopir biasanya kurang memperhatikan dan fokus pada jalanan yang dilaluinya.
Kedua, kondisi jalan. Biasanya kecelakaan ini terjadi pada malam hari tapi juga ada di siang atau malam hari. Jalan yang berlubang dapat menyebabkan kecelakaan dikarenakan sopir yang tidak melihat jalan berlubang di malam hari, dan rem mendadak. Sebaiknya berhati-hati jika berkendara di malam hari, apalagi di daerah yang jalannya banyak lubang dan rusak.
Ketiga, kelebihan muatan. Mobil yang kelebihan muatan rentan terjadi kecelakaan dikarenakan tidak seimbang. Disarankan agar tidak berkendara dengan muatan lebih, untuk menghindari hal yang tidak di inginkan. Untuk pengendara yang memiliki ukuran kendaraan besar, disarankan untuk mejaga jarak aman.
Keempat, keadaan alam alam. Biasanya di sebabkan oleh hujan deras, tanah longsor dan kondisi alam lainnya. Jika terjadi hujan berat, usahakan tidak berkendara dalam keadaan kencang, dikarenakan jalanan yang licin dan jarak pandang saat berkendara cenderung buram atau tidak jelas.
Dalam suatu kecelakaan yang biasanya terkena dampak paling parah adalah pengendara motor atau juga pejalan kaki, mereka terkena dampak langsung dari kecelakaan. Jika pengemudi bertanggung jawab, maka tidak masalah tetapi yang bermasalah adalah yang kabur dari tanggung jawab. Kabur dari tanggung jawab adalah sikap yang tidak patut di contoh dan tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila kedua yaitu Kemanusiaan yang adil dan beradab. Jika salah, maka bertanggung jawablah dengan korban dan keluarganya. Bayangkan hal tersebut terjadi pada keluarga kita, apa yang kita rasakan ? pasti sama yang dialami keluarga korban.
Belajarlah untuk bertanggung jawab akan perbuatan yang telah dilakukan. Tindakan kabur dari tanggung jawab merupakan hal yang tidak terpuji. Bila takut akan keluarga korban, minta maaf pada mereka dengan sungguh-sungguh dan menerima hukuman sesuai peraturan dari tanggung jawab. Jadikan kejadian tersebut pembelajaran agar tidak terulang lagi.
Dengan banyaknya kasus kecelakaan yang terjadi, kita sebaiknya berusaha untuk mencegah dan mengantisipasi resiko kecelakaan. Bagi pengendara motor bisa menerapkan safety riding, seperti helm, sarung tangan, jaket jika perjalanan jauh dan periksa kendaraan yang akan digunakan. Bagi mobil dapat memakai seatbelt saat berkendara, pastikan berkendara dalam keadaan sehat, tidak sedang mengantuk atau mabuk serta patuhi rambu lalu lintas yang ada. Dengan begitu, dapat mengurangi resiko dan mencegah kecelakaan di jalan.(*)
Penulis adalah : mahasiswa jurusan keperawatan poltekkes Jambi*
Sebanyak 89 Anak Di Bawah Umur Terjaring Operasi Pekat, Diduga Terlibat Prostitusi Online Mi Chat
Sebagian Besar Dari Masyarakat Indonesia Mengalami Kesenjangan Sosial
Kanwil Kemenkum Jambi Percepat Pendaftaran IG Batik Seberang Kota Jambi
