JAMBERITA.COM - Gubernur Jambi Al Haris mengatakan pihaknya masih menunggu hasil audit Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) terkait dengan harga Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit petani masih rendah.
"Kita menunggu audit BPKP (Badan Pengawas dan Pembangunan) terhadap proses sawit kita, mulai penjualan dari petani ke pabrik sampai ke CPO ekspor. Ini apa masalah nya," ujar Haris. Selasa, (12/7/2022).
Haris mengatakan, hingga saat ini ia belum mengetahui secara pasti penyebab turunnya harga sawit."Ada info terakhir. Karena kapal tidak ada. Saya telpon perhubungan nanti, minta kapal. Saya tanya perusahaan. Harga dunia yang murah. Ini kan masih simpang-siur," jelasnya.
Haris mengatakan dirinya tidak mau petani terus dirugikan, sehingga ia berharap hasil audit BPKP dapat menemukan solusi dari turunnya harga sawit,"Mudah-mudahan ada hasilnya. Kita tidak mau juga warga yang dirugikan terus," ujarnya. (sap)
SAH dan Loyalitas Tanpa Batas kepada Prabowo, Konsistensi Perjuangan Gerindra Jambi Terus Terjaga
Akreditasi RSUD Raden Mattaher Jambi, drg Iwan Optimis Pertahankan Predikat Paripurna
Al Haris Minta RSUD Raden Mattaher Benahi Pelayanan, Akreditasi Paripurna Jadi Taruhan
Persiapan Musda KAHMI Tanjab Barat Hampir Selesai, Umam : Mari Kita Sukseskan
SAH Ingatkan Meski Tren Covid-19 Melandai, Protokol Kesehatan Jangan Diabaikan
Akreditasi RSUD Raden Mattaher Jambi, drg Iwan Optimis Pertahankan Predikat Paripurna
