JAMBERITA.COM - Gubernur Jambi Al Haris mengatakan pihaknya masih menunggu hasil audit Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) terkait dengan harga Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit petani masih rendah.
"Kita menunggu audit BPKP (Badan Pengawas dan Pembangunan) terhadap proses sawit kita, mulai penjualan dari petani ke pabrik sampai ke CPO ekspor. Ini apa masalah nya," ujar Haris. Selasa, (12/7/2022).
Haris mengatakan, hingga saat ini ia belum mengetahui secara pasti penyebab turunnya harga sawit."Ada info terakhir. Karena kapal tidak ada. Saya telpon perhubungan nanti, minta kapal. Saya tanya perusahaan. Harga dunia yang murah. Ini kan masih simpang-siur," jelasnya.
Haris mengatakan dirinya tidak mau petani terus dirugikan, sehingga ia berharap hasil audit BPKP dapat menemukan solusi dari turunnya harga sawit,"Mudah-mudahan ada hasilnya. Kita tidak mau juga warga yang dirugikan terus," ujarnya. (sap)
KUA-PPAS APBD 2027: Belanja Pemprov Jambi Disepakati Rp4,02 T, Banggar Wanti-wanti Tepat Sasaran
Genjot PAD 2027, Banggar DPRD Jambi Desak Gubernur Hingga BUMD Realisasikan PI 10 Persen
Danrem 042/Gapu Turun ke Tanjabbar, Perkuat Sinergi Penanganan Karhutla Lintas Instansi
Persiapan Musda KAHMI Tanjab Barat Hampir Selesai, Umam : Mari Kita Sukseskan
SAH Ingatkan Meski Tren Covid-19 Melandai, Protokol Kesehatan Jangan Diabaikan
Genjot PAD 2027, Banggar DPRD Jambi Desak Gubernur Hingga BUMD Realisasikan PI 10 Persen


