Jalur Khusus Angkutan Batubara Dialihkan ke Lintas Selatan, Al Haris Klaim Proses Pembebasan Lahan



Senin, 15 November 2021 - 21:31:43 WIB



Suasana Rapat
Suasana Rapat

JAMBERITA.COM - Gubernur Jambi Al Haris memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) terkait solusi permasalahan angkutan Batubara di wilayah Provinsi Jambi, di Aula Rumdis Gubernur, Senin (15/11/2021).

Rakor dihadiri oleh Forkopimda Provinsi Jambi, Bupati/Walikota yang daerahnya menjadi lintasan angkutan batubara, pengusaha batubara, investor yang akan membangun jalan, mahasiswa, perwakilan supir angkutan batubara, dan Dinas/Instansi terkait.

Al Haris menjelaskan, terkait hasil rapat tersebut telah disepakati poin penting yang antara lain adalah perihal jalur angkutan batubara ke depannya. Al Haris mengatakan, nantinya jalur angkutan batubara akan menggunakan jalur lintas selatan yang melewati jalur Bajubang-Tempino.

"Jalur yang tadinya padat di ruas Mendalo-Muara Bulian dan juga yang selama ini sudah banyak korban di situ. Kita alihkan dan disepakati oleh Kapolda ke Tempino dan Bajubang. Nantinya jalur itu berada di Lingkar Selatan," bebernya.

Kemudian selanjutnya dalam rapat itu juga membahas perihal kelebihan tonase kendaraan yang juga disepakati oleh para sopir angkutan batubara.

Al Haris meminta untuk para pemilik izin usaha tambang batubara untuk diundang dalam rapat selanjutnya, dalam membahas tarif angkutan. Agar kedepannya dengan tonase kecil, para sopir angkutan batubara dapat meraup penghasilan yang cukup.

"Kemudian juga kami akan mengundang segera, pemilik izin usaha produksi batubara tersebut. Dan dengan mereka kita akan membahas perihal harga angkutan berapa harga yang pantas sehingga para sopir yang membawa muatan sedikit tapi mereka tidak merasa rugi," ungkapnya.

Al Haris menjelaskan bahwa, pihaknya akan mendorong para pengusaha yang sudah sepakat untuk membangun jalan khusus angkutan batu bara untuk segera membantu pembangunan jalan tersebut. "Kita dorong apabila ada yang mendorong untuk pembangunan jalan Khusus ini, maka permasalahan angkutan batu bara dipastikan sudah selesai," sebutnya.

Untuk pembangunan jalan khusus batubara, Al Haris mengatakan sudah berjalan dan berada di tahap pembebasan lahan masyarakat. "Saat ini kami sedang menjalani kesepakatan perihal ganti rugi kepada masyarakat, ada yang sudah dan ada yang belum,” pungkasnya.(afm)





Artikel Rekomendasi