Berdayakan SAD, Mahasiswa UNJA Bangun Dempot Pembibitan Tanaman Kehutanan dan Perkebunan



Jumat, 29 Oktober 2021 - 14:01:54 WIB



JAMBERITA.COM, SAROLANGUN- Mahasiswa UNJA peserta Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) melalui Program Matching Fund (MF), mendampingi komunitas Suku Anak Dalam (SAD) di kawasan Taman Nasional Bukit Duabelas (TNBD) membangun Demplot sebagai wadah belajar sekaligus tempat pembibitan tanaman perkebunan dan kehutanan. Kegiatan ini merupakan upaya memberdayakan masa depan ekonomi SAD yang selama ini melangsungkan hidup dengan pola ekstraktif, yakni berburu dan meramu di dalam kawasan hutan.

Seiring perubahan sistem penguasaan kawasan hutan, akses SAD terhadap kawasan hutan juga menjadi terbatas terutama dalam mengakses berbagai sumberdaya hutan yang menjadi penopang pemenuhan kebutuhan hidup selama ini. Kebijakan pengelolaan TNBD yang membuka akses bagi SAD dengan cara menerpadukan sistem zonasi TNBD dengan pengelolaan ruang adat SAD merupakan harapan baru bagi SAD dalam mengembangkan sistem produksi yang tidak lagi bertumpu pada pola ekstraktif. Sebagian anggota SAD sudah ada yang melakukan aktivitas budidaya namun masih sangat sederhana dan belum mampu diandalkan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Oleh karena itu, peran banyak pihak seperti pemerintah, kampus, NGO dan dunia usaha dan industri. dalam rangka percepatan perubahan sosial dan membangun kemandirian ekonomi mereka sangat dibutuhkan.

“Bersama teman-teman mahasiswa, kami mendampingi saudara-saudara kita SAD membangun demplot ini, saat ini sudah terisi bibit karet unggul (okulasi) sekitar 3000 batang, kecambah dan bibit pinang Betara sejumlah 4000 batang. Jumlah ini, rencananya akan kita tambah sesuai kebutuhan dan kita sedang menginventarisir tanaman obat dan tanaman endemik di TNBD yang dapat dikembangkan dan menambah varian komoditi di demplot ini” demikian menurut Andri, Ketua Tim 1 Mahasiswa MBKM MF Unja.

Untuk meningkatkan motivasi dan pemahaman dalam membangun demplot, Tim Demplot MF menyelenggarakan pelatihan pembibitan tanaman kehutanan dan perkebunan 25/10/2021 di Demplot yang berlokasi Daerah Kutai Desa Pematang Kabau Kec. Air Hiam. Kegiatan ini dihadiri Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Sarolangun,, Ir Dedi Hendri, M.Si, Kabid Tanaman Pangan (Harmilus, S.P) Kasi Produksi Bidang Perkebunan (Sholahudin, S.TP), Kepala BPPP dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) di Wilayah Kerja Kecamatan Air Hitam.

Dedi dalam paparannya menyampaikan, kegiatan ini penting sekali dalam menumbuhkan serta meningkatkan kesadaran dari masyarakat SAD untuk mampu bergerak maju dalam meningkatkan taraf kehidupannya. Untuk mensupport SAD Pemerintah Kabupaten Sarolangun memiliki kebijakan pembangunan Kawasan Terpadu Mandiri (atau biasa dikenal Kampun Madani). Untuk keberlanjutan program ini, Dedi menyarankan, bisa dibentuk kelompok tani, sehingga program-program pemerintah dapat diakses oleh SAD yang penyaluran dan pendampingannya oleh PPL dilakukan melalui kelompok tani.

Tumenggung Betaring, dalam kesempatan tersebut berharap, Suku Anak Dalam tidak hanya mendapatkan subsidi bibit saja melainkan mereka juga mendapatkan edukasi tentang cara menanam, cara memupuk, pemeliharaan, pemanenan dan pasar dari produk yang dihasilkan.

Merespon aspirasi SAD, Dedi Hendri menyatakan “Saya sengaja mengajak seluruh PPL (9 orang) di wilayah kerja Kec. Air Hitam ini dalam forum ini, mereka siap membantu dan mendampingi teman-teman SAD dari hulu hinggi hilir, pungkasnya”. 

Sementara itu, salah satu Tim MF Universitas Jambi, Ir. Elwamendri, M.Si, berharap demplot ini bisa menjadi cikal bakal penangkaran bibit, tidak saja komoditi perkebunan, tetapi juga tanaman endemik yang ada di TNBD, yang tidak mustahil dimasa mendatang semakin langka jika tidak ada upaya membudidayakan dari sekarang. Kami siap support dan memfasilitasi teman-teman SAD memiliki sertifikat penangkar benih ini, tutur Dosen Fakultas Pertanian UNJA ini.

Dr. Fuad Muchlis, Ketua Tim MF Unja, menyebut, pembangunan demplot ini melibatkan mahasiswa dari sejumlah Program Studi, sebagai salah satu bagian dari kegiatan Macthing Fund kerjasama antara Universitas Jambi dengan PT. Sari Aditiya Loka (Group Astra Agro Lestari Tbk) dan merupakan agenda dari Forum Kemitraan Pembangunan Sosial Suku Anak Dalam (SAD) di Provinsi Jambi.(*)



Artikel Rekomendasi