SAH Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter Anak Wujudkan SDM Berkualitas



Jumat, 29 Oktober 2021 - 08:20:33 WIB



JAMBERITA.COM- Tokoh Pendidikan yang juga anggota DPR RI Dr. Ir. H. A. R. Sutan Adil Hendra, MM menekankan pentingnya pendidikan karakter bagi anak guna mempersiapkan generasi mendatang yang berkualitas menuju Indonesia Layak Anak 2030 dan Indonesia Emas 2045.

" Bicara Indonesia emas 2045, bearti kita bicara masa depan, kata kuncinya adalah bagaimana kita berkonsentrasi pada pendidikan karakter untuk membina SDM kita yang unggul dan tangguh, karena jika pintar tapi memiliki karakter yang kurang baik, maka kita akan tertinggal dari bangsa lain, " ungkap bapak beasiswa Jambi tersebut di Jambi (27/10) kemarin.

Selanjutnya anggota Fraksi Partai Gerindra DPR ini mengatakan, pendidikan terbaik adalah pendidikan karakter kepemimpinan. Pendidikan karakter kepemimpinan yang terbaik (as a executive function), bila dimulai sejak usia dini (antara periode usia 5 s/d 25 tahun).

Pendidikan karakter kepemimpinan diusia dini yang terbaik ternyata bukan di sekolah, tapi ada di lingkungan keluarga. Di sinilah tempat persemaian perilaku motorik anak yang terbaik bagi pendidikan (as nurturing a leadership character).

" Pendidikan karakter di lingkungan keluarga yang terbaik bila orang tua sendiri yang menjadi guru karakter bagi anak-anaknya. Siapakah orang tua yang paling efektif sebagai guru karakter bagi anak-anaknya ? Jawabannya adalah orang tua yg dapat menjadi bukti sukses & teladan prestasi nyata bagi anak-anaknya," jelasnya.

Apalagi menurut SAH berdasarkan Sensus Penduduk 2020, sepertiga penduduk Indonesia atau 84,4 juta adalah anak-anak berusia 0-18 tahun. Dari jumlah tersebut, sekitar 38 persen adalah anak usia dini berusia 0-6 tahun, sementara 36 persen adalah anak usia 6-14 tahun yang kebanyakan sedang menuntut ilmu di jenjang sekolah dasar. Hal strategis dan penting dilakukan adalah memprioritaskan implementasi pembangunan nasional yang mengedepankan pemenuhan hak anak, jelasnya.

Sehingga sudah menjadi tugas kita sebagai orang dewasa untuk memahami bahasa anak-anak. Karena mengantarkan anak-anak yang berkualitas untuk meraih cita-citanya merupakan investasi kepada calon pemimpin bangsa. Investasi yang berdampak langsung pada kesejahteraan, kesuksesan dan kemajuan negara," tandasnya.(*/sm)



Artikel Rekomendasi