JAMBERITA.COM - Juru Bicara Satgas Covid-19 Tanjab Barat, Taharuddin menegaskan Kabupaten Tanjung Jabung Barat berhasil keluar dari status zona merah.
Ia mengatakan saat ini Tanjab Barat berada pada status zona orange setelah berbagai upaya dilakukan Pemkab Tanjabbar dan Satgas menekan sebaran covid-19.
"Saat ini kabupaten Tanjab Barat sudah berada di zona orange, insyaallah kita terus berusaha bisa menuju ke zona hijau," kata Jubir Satgas Covid-19 Tanjabbar, Taharuddin, Sabtu (26/6/2021).
Selain dengan melakukan vaksinasi terhadap warga, langkah Pemkab Tanjab Barat bersama Satgas penanganan covid-19 mencegah sebaran virus corona diantaranya perangkat Desa Kelagian, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Tanjung Jabung Barat mengambil langkah kebijakan Karantina Wilayah.
Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Skala Mikro yang dilakukan di Kelagian ini diberlakukan hingga 29 Juni 2021.
Pasalnya, ada salah seorang Warga di Wilayah Desa setempat meninggal dunia karena Covid-19. Karantina wilayah tersebut juga disebabkan ada 11 Warga Desa yang terkonfirmasi positif Covid -19 dan saat ini sedang menjalani Isolasi di Rumah Sakit serta 9 warga lainnya yang masih menjalani Isolasi mandiri.
Dandim 0419/Tanjab Letkol Inf Erwan Susanto, S. IP melalui Danramil 419-02/Tungkal Ulu Kapten Inf Ahmad Taufik Alhidayah yang turun langsung melakukan pengecekan Posko Pemberlakuan PPKM Skala Mikro, menjelaskan kepada awak media bahwa PPKM sebagai tindaklanjut dari banyaknya warga yang terkonfirmasi Positif Covid-19 di wilayah tersebut.
“Karena banyak Warga Desa Kelagian yang terkonfirmasi Positif Covid-19. Ada yang Isolasi Mandiri, Isolasi di Rumah Sakit dan meninggal dunia makanya kita sepakat mengambil kebijakan ini," ujar Danramil.
Dari hasil musyawarah Forum komunikasi pimpinan Kecamatan, Kepala Desa dan Kepala Puskesmas Pembantu Wilayah setempat, memutuskan pemberlakuan PPKM skala mikro dan mendirikan Posko PPKM di Dusun Kelagian Lama, Desa Kelagian, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
“Penyebaran Covid-19 nya cukup tinggi jadi guna memutus mata rantai penularan, Lockdown dilakuan. Lockdown ini dilakukan hingga selama 1 (satu) minggu dari 22 Juni hingga 29 Juni 2021 mendatang,” ujarnya.
Untuk menjamin pelaksanaan Lockdown ini berjalan dengan baik sambung Kapten Inf Ahmad Taufik Alhidayah, penjagaan Pos penyekatan dikembalikan kepada perangkat Desa dan Masyarakat setempat.
“Kita TNI maupun Polri melalui Bhabinsa dan BKTM Desa Kelagian mendampingi guna mendukung pelaksanaan kegiatan agar terlaksana sesuai dengan tujuan utama Lockdown dilakukan,” ungkapnya.
Kapolres Tanjung Jabung Barat AKBP Guntur Saputro, S. IK, MH melalui Kapolsek Tebing Tinggi Iptu Windy Trias Kumoro, SH yang turut melakukan pengecekan Posko PPKM mengatakan, sebagai upaya mitigasi dilakukan penyekatan keluar masuk di Dusun Kelagian Lama, Desa Kelagian.
“Jadi ada dua titik penyekatan. Penyekatan di titik perbatasan dengan Dusun Kelagian Baru dan penyeberangan Sungai batas dengan Dusun Rantau Panjang,” beber Kapolres.
Setiap warga yang masuk ke wilayah karantina ini wajib membawa surat keterangan Rapid Antigen dan Warga yang keluar bekerja harian masih diperbolehkan dengan catatan membawa surat sehat dan keterangan RT.
Selain itu di lokasi karantina juga dilakukan penyemprotan disinfektan. Kapolsek Tebing Tinggi Polres Tanjab Barat Iptu Windy Trias Kumoro, menjelaskan bagi warga yang sedang menajalankan isolasi mandiri diberikan bantuan vitamin berupa madu untuk meningkatkan imun Masyarakat.
“Karena saat ini masih ada 9 warga yang Isolasi mandiri di Rumah setelah kembali dari karantina di Rumah Sakit,” tandasnya. (Henky)
Dua Delegasi Asal Jambi Ikuti KPD Kwarnas 2026, Cetak Pelatih Pramuka Unggul
Kanwil Kemenkum Jambi Serahkan SK Pemegang Protokol Notaris Wafat di Merangin
Pastikan Kepastian Hukum, Kanwil Kemenkum Jambi Sisir Status Kewarganegaraan Warga Keturunan
Penuhi Target, Warga Tanjabbar Antusias Ikut Vaksinasi Serentak
Pembangunan MCK Jadi Acuan Satgas TMMD Edukasi Warga Biasakan Hidup Sehat
Cerdaskan Kehidupan Bangsa, Satgas TMMD Harus Mampu Motori Pendidik Di Bukit Beringin
Dua Delegasi Asal Jambi Ikuti KPD Kwarnas 2026, Cetak Pelatih Pramuka Unggul


