SAH : Islam Ajarkan Hidup Seimbang Sebagai Kunci Hadapi Pandemi Corona



Jumat, 15 Januari 2021 - 07:56:09 WIB



JAMBERITA.COM- Pandemi COVID-19 memberikan pelajaran untuk seimbang antara dunia dan akhirat, kehidupan pribadi, keluarga, pekerjaan, dan sosial.

Pernyataan ini disampaikan Anggota DPR RI Dr. Ir. H. A.R. Sutan Adil Hendra, MM ketika memberi tausiyah Subuh Jum'at (15/1) di kediamannya kawasan Telanaipura kemarin.

Menurut alumnus pendidikan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) 2014 tersebut, manusia dituntut untuk seimbang antara kepentingan individu dengan umum.

"Islam mengajarkan kita untuk hidup seimbang, termasuk dalam menghadapi Pandemi Covid-19 saat ini, takut oleh virus itu wajar, tapi jangan berlebihan. Karena kecemasan justru menjadikan imun tubuh menurun dan rentan terserang penyakit," ungkapnya. 

Karena menurut SAH, hidup seimbang akan membuat hati tenteram. Membawa pekerjaan ke rumah tidaklah mudah. Kini, bukan lagi membawa, tapi bekerja di rumah. Tentu ada sejumlah dinamika, tapi dengan prinsip seimbang, kita pasti akan bisa melewatinya dengan bahagia.

Ketahuilah, Allah Yang Maha Mengetahui memberikan gambaran bahwa dari peristiwa ke peristiwa merupakan episode dan fase kehidupan manusia yang harus dijalani.

Sehingga menurut Bapak Beasiswa Jambi itu, Pandemi mengingatkan manusia untuk menguatkan kesadaran dirinya bahwa hidup harus seimbang. Bekerja seolah akan hidup selamanya. Namun, mesti ingat, beribadahlah seolah akan mati besok. Tanamlah biji yang ada di tangan, walau besok akan kiamat.

"Tidak mudah merealisasikan sikap hidup yang seimbang. Butuh proses panjang, latihan, dan perjuangan. Manusia akan diuji oleh pasangan, anak, emas dan perak, kendaraan, binatang ternak, dan sawah ladang. (QS Ali Imran; 14). Kecenderungan tersebut tentu saja manusiawi. Namun, sebagai seorang beriman, kita diberikan panduan untuk berlaku seimbang dalam kehidupan," jelasnya. 

Dalam kaitan ini SAH mengatakan menghadapi pandemi Covid-19 pun tak cukup dengan keberanian karena memiliki Allah Yang Mahakuasa, tetapi harus ada upaya untuk menghindari wabah dengan berbagai ilmu kesehatan yang manusia miliki.

"Insya Allah dengan keseimbangan itu, kehidupan akan dijalani dengan riang. Apalagi, dengan kondisi sekarang ini, berdiam diri di rumah bukanlah perkara mudah. Bila tidak dikelola dengan baik, akan menimbulkan masalah," tandasnya.(*/sm)

 





Artikel Rekomendasi