JAMBERITA.COM - Beberapa hari jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020. Daftar pemilih tetap (DPT) Kota Jambi turun dibandingkan dengan saat Pemilihan Walikota dan legislatif beberapa tahun belakang.
Walikota Jambi Syarif Fasha menjelaskan bahwa saat ini yang terdaftar sebagai DPT Kota Jambi hanya berkisar di angka 390 ribu orang. Sedangkan pada saat pemilihan Walikota dan legislatif terdata ada 400 ribu lebih nama.
"Dari laporan KPU itu DPT Kota Jambi turun menjadi 390 ribu sekian, berbeda pada saat pilkada walikota dan pileg ada 400 ribu lebih. Kemudian juga jumlah TPS menjadi 1334 masing-masing TPS berarti lebih kurang satu TPS iti berkisar 300 mata pilih," jelas Fasha Rabu, (2/12/2020).
Dirinya juga mengatakan bahwa pada Pilkada serentak tahun ini, berkemungkinan jumlah partisipasi pemilihan akan mengalami penurunan akibat adanya pandemi Covid-19.
"Kemungkinan partisipasi pemilih turun derastis. Karna ketakutan masyarakat akan Covid-19," ujarnya.
Selain itu, Fasha juga mengatakan dirinya telah mengingatkan kepada KPU jangan sampai ada cluster baru dari Pilkada ini. Mengingat hasil swab dari petugas TPS belum seluruhnya keluar.
"Jangan sampai ada cluster Pilkada yaitu panitia dan petugas harus benar-benar steril karena dilaporkan oleholeh KPU dari 12 ribu lebih baru setengahnya keluar hasilnya," pungkasnya. (sap)
Mahasiswa Kehutanan UNJA Edukasi Pelajar SMPN 24 Jambi Tentang Konservasi Orang Utan
Mahasiswa UNJA Bedah Potensi Ekowisata Kehutanan ke Siswa SMPN 11 Jambi
Kepengurusan KORMI Provinsi Jambi Masa Bakti 2019-2024 Resmi Dilantik
SAH Minta Infrastruktur Distribusi Vaksin Covid 19 Segera Disiapkan


Sekda Sudirman Buka Rakerda Pramuka 2026: Fokus Evaluasi Strategi, Kaderisasi Pemimpin Muda



