Update 12 Nov 2020 : Covid-19 Bertambah 15 Kasus, Dua Meninggal dan Sembuh 35 Orang



Kamis, 12 November 2020 - 21:29:11 WIB



JAMBERITA.COM- Angka kasus Covid-19 di wilayah dalam Provinsi Jambi kembali bertambah sebanyak 15 orang, dua meninggal dunia dan 32 orang sembuh Kamis (12/11/2020).

Dengan angka penambahan ini, maka wilayah Provinsi masih berada di zona kuning atau berisiko rendah.

Jubir Covid-19 Provinsi Jambi Johansyah menyampaikan, 15 kasus baru tersebut berasal dari kabupaten Bungo empat orang, Kota Jambi delapan orang. Lalu Kabupaten Merangin, Sarolangun dan Batanghari masing-masing satu orang.

"Pasien ke 1385 laki-laki, HPO 30 tahun asal Bungo Suspek dengan Anosmia, pasien 1386 perempuan, RC usia 23 tahun asal Bungo Riwayat Kontak erat pasien 1016, pasien 1387 perempuan, MSD usia 37 tahun asal Merangin Suspek dengan Anosmia," ujarnya. Lalu pasien 1388 laki-laki, TBI usia 77 tahun asal Bungo suspek BP dan dan Sesak Nafas, pasien 1389 laki-laki, WU usia 64 tahun asal Batanghari Suspek dengan Demam, Batuk dan Sesak Nafas, pasien 1390 perempuan, MH usia 65 tahun asal Bungo Suspek dengan Pneumonia.

"Pasien 1391 laki-laki inisial BAS usia 49 tahun asal Kota Jambi Suspek Covid-19 (perjalanan dari luar kota), dan pasein 1392 perempuan P usia 58 tahun asal Sarolangun Hasil TCM Di RSU Raden Mataher," sebutnya.

Untuk pasien selanjutnya, kata Johansyah berasal dari Kota Jambi. Yaitu pasien 1393 perempuan, R usia 45 tahun Suspek Covid-19 (Pasien HD), pasien 1394 laki-laki, M usia 59 tahun Hasil Screening RDT reaktif, pasien 1395 perempuan, APS usia 31 tahun Hasil Screening RDT reaktif, dan pasien 1396 laki-laki AGR usia 48 tahun juga Hasil Screening RDT reaktif.

"Kemudian pasien 1397 perempuan, EL usia 57 tahun Hasil TCM Di RSU Raden Mataher, pasien 1398 perempuan, FO usia 19 tahun Hasil screening mandiri, dan pasien 1399 perempuan AYZ usia 11 tahun Hasil screening mandiri," ungkapnya.

Sedangkan untuk dua pasien yang meninggal adalah pasien ke 1390 seorang perempuan inisial MH usia 65 tahun asal Bungo Suspek dengan Pneumonia dan pasien 1388 seorang laki-laki inisial TBI usia 77 tahun juga asal Bungo Suspek BP dan dan Sesak Nafas.

"Untuk pasien yang dinyatakan sembuh juga terus meningkat signifikan. Dimana 32 pasien sembuh tersebut terdiri dari Bungo 21 orang, Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) lima orang, dan Kota Jambi enam orang," ungkapnya.

Dua pasien pertama ialah pasien 314 perempuan, SSE usia 18 tahun asal Bungo Kontak Erat Pasien 312 dan pasien 375 laki-laki, BU usia 38 tahun asal Tanjabbar Kontak Erat Pasien 327, lalu 20 pasien selanjutnya berasal dari Bungo.

"Mereka adalah pasien 1006 laki-laki, JH usia 29 tahun Hasil Screning RDT Reaktif, pasien 1016 laki-laki, FY usia 44 tahun Kontak Erat Pasien 717, pasien 1120 perempuan MLS usia 38 tahun hasil Suspek , Deman Dan Anosmia, pasien 1018 perempuan SY usia 36 tahun Hasil Screening Mandiri," tuturnya.

Pasien 559 perempuan, MFH usia 22 tahun Kontak Erat Pasien 474, pasien 318 laki-laki, EO usia 55 tahun Kontak Erat Pasien 312, pasien 915 perempuan, VA usia 25 tahun Kontak Erat Pasien 432, pasien 991 perempuan, AS usia 27 tahun Kontak Erat Pasien 717, pasien 548 perempuan FAA usia 23 tahun Kontak Erat Pasien 474

"Kemudian asien 1017 laki-laki, JON usia 41 tahun Kontak Erat Pasien 717, pasien 994 laki-laki, ADW usia 34 tahun Kontak Erat Pasien 729, pasien 1007 laki-laki, SAW usia 15 tahun Kontak Erat Pasien 732, pasien 1008 perempuan QS usia 4 tahun Kontak Erat Pasien 731, pasien 995 laki-laki AA usia 7 tahun Kontak Erat Pasien 729," terangnya.

Pasien 997 laki-laki JA usia 41 tahun Kontak Erat Pasien 724, pasien 998 laki-laki EC usia 37 tahun Kontak Erat Pasien 725. "Sedangkan untuk empat pasien terakhir asal Bungo memiliki riwayat kontak erat yang sama dengan pasien 724, ialah pasien 1009 laki-laki AAJ usia 15 tahun, pasien 1011 laki-laki AMJ usia 10 tahun, pasien 1013 perempaun, JTR usia 45 tahun dan pasien 1010 perempuan AFJ usia 6 tahun. Tiga pasien selanjutnya berasal dari Tanjabbar, yaitu pasien 332 laki-laki, SO usia 62 tahun Riwayat Perjalanan Dari Palembang (Komorbid, DM & HT), pasien 327 laki-laki, LHT usia 64 tahun Riwayat Akan Di Tracking, dan pasien 374 laki-laki SK usia 48 tahun Kontak Erat Pasien 327.

"Enam pasien lainya berasal dari Kota Jambi. Yakni pasien 1135, perempuan, VPS usia 47 tahun Hasil Screening RDT Reaktif, pasien 861 laki-laki, DAI usia 32 Hasil Screening RDT Reaktif (Pegawai Bawaslu Provinsi Jambi), pasien 799 laki-laki TQ usia 46 tahun Hasil Screening RDT Reaktif (ASN Provinsi Jambi)," bebernya.

Johansyah menjelaskan pasien selanjutnya pasien nomor 800, perempuan, YKU usia 47 tahun Hasil Screening RDT Reaktif (ASN Provinsi Jambi), pasien 801 perempuan, LR usia 28 tahun Suspek Dengan Anosmia (Hilangnya Indra Penciuman), pasien 835 perempuan SAG usia 25 tahun Kontak Erat Pasien 427 dan satu pasien terakhir asal Tanjabbar ialah pasien 376 laki-laki NC usia 29 tahun Kontak Erat Pasien 322.

Sejauh ini, jika berdasarkan data tim gugus tugas penanganan Covid-19 Provinsi Jambi diketahui untuk suspek 107 orang, konfirmasi bertambah 15 orang jadi 1399 orang, pasien sembuh bertambah 32 orang jadi 892 orang, meninggal dunia bertambah dua orang jadi 27 orang dan spesimen yang ditunggu 98 orang.

"Hasil peta resiko Covid-19 dalam periode 2-8 November 2020. Dimana terdapat tiga kabupaten/kota berada di risiko sedang atau zona orange. Yaitu Tebo, Tanjabtim dan Sungai Penuh. Selebihnya berada di risiko rendah atau zona kuning, untuk Provinsi juga di zona kuning," pungkasnya.(afm)





Artikel Rekomendasi