JAMBERITA.COM, MERANGIN- Jembatan Desa Pulau Aro Kecamatan Tabir Ulu diterjang Banjir berapa minggu lalu, akhirnya mendapat perhatian kusus dari Dinas Pekejaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Hal itu diungkapkan Kasi Jembatan Uda Efri saat dikonfirmasi awak media ini. dia menjelaskan turunnya tanah di mudik jembatan itu murni dari bencana alam.
"Kami dinas PUPR sudah mendapatkan sura dari warga Pulau Aro, soal tebing runtuh dimudik jembatan. kami dari PUPR juga telah menganggarkan Rp 200 Juta untuk perbaikan tebing runtuh nantinya, " Jelas Kasi Jembatan Efri saat dikonfirmasi Senen (22/06).
Sedangkan berita pernah dituliskan sebelumnya tertanggal Minggu, (07/06/2020)bagian mudik seberang Jembatan itu longsor akibat dikikis air sungai Tabir.
Kondisi ini tentu saja membuat warga khawatir. Apalagi jika ini mempengaruhi struktur jembatan. Sehingga bisa membahayakan bagi warga yang lewat.
Menurut warga Setempat Ata, saat dikonfirmasi mengatakan mudik jembatan tinggal ditahan brojong. Ia berharap ada tindakan dari pemerintah agar kondisi jembatan tidak bertambah parah dan membahayakan warga.
"Tinggal bronjong, kami berharap ada perhatian pemerintah, " ungkap Ata warga setempat. (oli)
Ratusan Warga Renah Alai Padati PN Bangko, Tegaskan Solidaritas Adat Bukan Intervensi Hukum
Semarak PKD 2026 Merangin : Menjemput Tuah, Merawat Marwah Adat di Taman Mini Melayu Jambi
Harmonisasi Ranperbup Merangin, Kemenkum Jambi Bahas Batas Desa dan Dokumen Perencanaan
Inspektorat Pantau Kinerja OPD, Encep: Kurangi Diskusi, Perbanyak Eksekusi
Janji Bakal Terbuka, Pansus Covid-19 Merangin Tak Tepati Janji
Hasil Rapid Test 5 Warga Reaktif, 4 Tinggal di Bajubang, Satu Orang dari Muara Bulian
Gubernur Al Haris Teken MoU Forum Sumatera Sepuluh, Perkuat Sinergi Pembangunan Antar Provinsi



