SAH: Pancasila Itu Warisan Yang Mempersatukan, Tugas Kita Bersama Menjaganya



Senin, 22 Juni 2020 - 06:52:13 WIB



Sutan Adil Hendra
Sutan Adil Hendra

JAMBERITA.COM- Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi Sutan Adil Hendra (SAH) kembali menegaskan sikapnya tentang Pancasila yang kembali menghangat seiring rencana pembahasan RUU HIP di DPR RI baru baru ini.

Menurut anggota DPR / MPR RI itu Pancasila merupakan warisan dari pendiri bangsa dan kewajiban kita menjaganya sebagai sebuah kekuatan bangsa. Berbekal Pancasila, perbedaan yang dimiliki bangsa Indonesia juga menjadi kekuatan bangsa.

"Saya pikir Pancasila sudah final, rumusan yang ada dalam sila nya tidak perlu kita interpretasikan kembali, apalagi Pancasila sebagai dasar negara sebagaimana termaktub dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 sudah final. Pancasila tidak bisa ditawar-tawar atau digantikan ideologi lain," ungkapnya (21/6) kemarin. 

Apalagi menurut pria yang dikenal melalui program beasiswa nya ini Indonesia yang berbhinneka, kebhinnekaan tidak boleh menyebabkan kita bercerai-berai, karena diskursus baru tentang makna Pancasila, imbuhnya.

SAH mengatakan para pendiri bangsa meyakini perbedaan akan melahirkan kekuatan, sehingga dirumuskan Pancasila pada 18 Agustus 1945. “Kita di Gerindra merasa rumusan Pancasila pada tanggal 18 Agustus 1945 adalah rumusan yang final, rumusan yang merupakan kesepakatan seluruh pendiri bangsa, rumusan yang merupakan kesepakatan dari berbagai macam latar belakang para pemimpin kita,” kata SAH.

Sehingga tugas kita ke depan seluruh rakyat harus dapat mengambil peran dan tugas untuk terus menjaga Pancasila. Meneruskan cita-cita para pemimpin bangsa dalam menyongsong masa depan.

"Karena itu, mari kita semua bersatu dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia di bawah Pancasila. Mengamalkan nilai-nilai Pancasila dengan bergotong-royong dan saling membantu, tanpa mengenal latar belakang menghadapi situasi negara saat ini," tandasnya.(*/sm)

 



Artikel Rekomendasi