JAMBERITA.COM- Anggota MPR RI dari Provinsi Jambi Sutan Adil Hendra (SAH) mengingatkan masyarakat akan perpecahan yang menimpa Yugoslavia dan Uni Soviet, yang menurutnya jika Indonesia tidak memperkuat pilar kebangsaan yang dimilikinya bukan tidak mungkin akan terjadi di Indonesia.
"Mengapa saya sebagai Anggota MPR tidak pernah lelah untuk mensosialisasikan empat pilar kebangsaan ini, jawabannya karena keberagaman yang dimiliki Indonesia, jauh lebih besar dibanding Yugoslavia dan Uni Soviet, jika kita tak memiliki pondasi yang menyatukan ini bahaya bagi kelangsungan NKRI," ungkapnya di Jambi Jumat (19/6/2020).
Pernyataan ini disampaikan Anggota MPR Fraksi Gerindra itu dalam kegiatan Sosialisasi MPR RI ke II tentang Empat Pilar Kebangsaan Jum'at 19 Juni 2020 kemarin bersama para Petugas Kebersihan dan Masyarakat di Kota Jambi. Menurutnya, sejarah berdirinya Indonesia, berasal dari negara-negara yang sudah ada sebelum NKRI lahir. Kemudian, mereka mengikrarkan dirinya untuk bersatu padu, dan meleburkan diri menjadi Bangsa Indonesia.
"Padahal apa yang kita terima adalah anugerah. NKRI bukan hanya slogan, tapi tekad mendirikan Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah sumpah. Inilah tantangan yang akan terus dihadapi, baik zaman sekarang maupun masa depan," ungkapnya.
Oleh karena itu SAH mengatakan untuk mengeliminir potensi perpecahan di Indonesia, kita perlu memahami dan menjiwai Empat Pilar Kebangsaan. Serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Ini penting karena kita akan selalu menghadapi perubahan yang sangat cepat, bukan hanya teknologi dan informasi. Tetapi juga perubahan menyangkut budaya dan nilai-nilai,” tandasnya.(*/sm)
Pelantikan DPC HKTI se-Provinsi Jambi Sukses Digelar, SAH Sukses Konsolidasi Petani Daerah
Wabup Katamso Hadiri Pelantikan DPD HKTI, Wamentan Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan
Pelantikan HKTI Jambi, Wamentan Sudaryono Ceritakan Kedekatan Sutan Adil Hendra dengan Presiden Prab
Pasien Sembuh Bertambah, Bocah Asal Tanjab Barat Dinyatakan Sembuh Dari Covid-19
Tiga Tambahan Pasien Covid-19 di Jambi dari Sungai Penuh dan Muaro Jambi
Update 19 Juni 2020, Kasus Corona di Provinsi Jambi Bertambah Tiga, Total 112 Orang


Mahfud MD Beri Orasi Ilmiah di UNJA, Rektor: Untuk Kemajuan Dosen-Mahasiswa Agar Berfikir Objektif



