Iin Habibi Dilapor Lagi ke Polda Terkait Postingan RSUD Jambi, Tapi Pelapor Mendadak Mau Mundur



Jumat, 12 Juni 2020 - 14:45:40 WIB



JAMBERITA.COM- Ketua Badko HMI Provinsi Jambi Inta Umri Habibi atau Iin Habibi ternyata juga dilaporkan oleh pihak RSUD Raden Mattaher terkait dengan dugaan pencemaran nama baik ke Mapolda Jambi.

Iin dilaporkan dengan dugaan pencemaran nama atas postingannya di Facebook, terkait dengan kebijakan pelayanan rumah sakit pelat merah itu dalam menangani salah satu pasien anak yang belum lama ini meninggal dunia.

Iin dilaporkan RSUD Raden Mattaher pada 13 Mei 2020 lalu, yang pemberi kuasa yaitu Direktur dr Fery Kusnadi yang diberikan kepada Wakil Direktur Pelayanan (Wadiryan) RSUD Raden Mattaher dr Dewi Lestari.

Seperti diketahui dr Dewi Lestari sendiri kemarin Kamis (11/6/2020) sudah menerima panggilan dari pihak penyidik Ditreskrimsus Polda Jambi untuk mengklarifikasi terkait laporan yang dibuat atas nama dirinya.

Hanya saja beredar kabar dr Dewi Lestari akan mencabut berkas pelaporan tersebut ke Polda Jambi dan mundur dari kuasa yang diberikan tersebut.

"Iya, saya akan mundur dari apa yang dikuasakan," katanya ketika dikonfirmasi jamberita, Jum'at (12/6/2020).

Direktur RSUD Raden Mattaher Jambi dr Fery Kusnadi ketika dihubungi awak media juga membenarkan laporan tersebut."Intinya kita nak nengok apa maksud dio, kok dia bisa mengeluarkan data seperti itu,"katanya.

dr Fery menambahkan laporan itu karena terkait dengan dugaan pencemaran nama baik dan menyangkut ITE.

Lalu kenapa bukab Direktur sendiri yang melaporkan? Fery mengaku yang melaporkan adalah instansi RSUD." Intinya yang melaporkan pihak RSUD"katanya.

Selanjutnya, terkait apakah laporan itu akan dicabut. Fery belum bisa memastikan."Dan itu lihat saja niat baik terlapor (Iin Habibi), kalau dia ada niat baik kita pertimbangkan," jelasnya.

Iin Habibi mengatakan tidak mengetahui laporan tersebut, karena ia merasa bahwa apa yang dipostingnya itu merupakan hal yang biasa. Yakni mempersoalkan pelayanan rumah sakit. "Iya saya nggak tahu, tapi kan apa yang saya posting itu merupakan azaz kemanusiaan dan sebelumnya juga saya sudah dapat konfirmasi pihak keluarga pasien," terangnya.(afm)





Artikel Rekomendasi