Dewan Minta Pintu Masuk Pelabuhan Kualatungkal Diperketat, Ini Jawaban Bupati



Selasa, 24 Maret 2020 - 13:04:20 WIB



JAMBERITA COM - Komisi II DPRD Tanjab Barat, ingatkan pengamanan ketat Pelabuhan Roro Kuala Tungkal. Pasalnya pelabuhan Roro rentan jalur masuknya Virus Corona. Bahkan Komisi II berharap Pelabuhan Roro ditutup untuk sementara.

Hal ini mengingat ada kerentanan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang dipulangkan dari Malaysia. Besar kemungkinan memilih jalur pelabuhan Roro.

Mendapati kabar ini, Anggota Komisi II DPRD Tanjabbar, Suprayogi, menegaskan ia berharap pihak terkait lebih meningkatkan pemantauan Pelabuhan Roro Dan Pelabuhan antar Pulau Lainnya yang ada di Kab Tanjab Barat.

"Kita minta ini tolong direspon, karena penularan ini melalui Manusia ke Manusia, bukan melalui barang," tegas Syufrayogi kepada awak media, Selasa (24/3/20).

"Ini harus jadi perhatian berat kita, yakni penumpang dari Batam yang dari Malaysia sebagai TKI, makanya kita minta ditutup jalur Roro itu. Intinya kita minta warga-warga dari luar daerah ini dipantau. Apalagi kita sendiri tidak mempunyai Alat perlengkapan yang memadai, yang standar," imbuhnya.

Hal senada diutarakan Ketua Komisi II Nur Kholis, setiap Pelabuhan antar Pulau harus diperketat.

"Kita harus mengantisipasi kasus ini, Virus ini sangat berbahaya. Cukup satu Pasien saja yang Positif tertular di Provinsi Jambi ini," ujar Nur Kholis.

Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Tanjabbar, M. Firdaus mengatakan bupati Tanjabbar, Safrial telah mengambil langkah taktis mengantisipasi kerawanan penyebaran wabah corona.

"Pak bupati hari ini sudah mengeluarkan surat edaran berupa imbauan dimana salah satu point-nya memerintahkan melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap orang yang masuk dari luar Kualatungkal, dan juga sedang melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat untuk menutup pintu masuk pelabuhan," jelas M Firdaus. (Henky)




Tagar:

# TANJABBARAT





loading...