JAMBERITA.COM- Provinsi Jambi saat ini sudah berstatus siaga dalam upaya pencegahan Covid-19 atau virus Corona.
Salah satu gerbang utama masuknya orang ke wilayah Jambi adalah Bandara. Sehingga Bandara Sultan Taha Saifudin Jambi saat ini juga sudah mulai melakukan upaya pencegahan salah satunya Social Distancing.
Executive General Manager (EGM) PT. Angkasa Pura Mohamad Hendra Irawan menjelaskan bahwa pengaruh dari virus Corona sendiri untuk Bandara adalah menurunnya jumlah penumpang.
"Kalau untuk penumpang sendiri kita sudah mengalami penurunan hingga minus. Walaupun masih di bawah 1% padahal sampai akhir Februari kemarin kita tumbuh sampai 3%," jelasnya. (21/3/2020)
Dijelaskan oleh Hendra bahwa penurunan penumpang sudah mulai terasa pada awal bulan Maret. Yakni saat mulai ditemukannya positif kasus Virus Corona di beberapa wilayah di Indonesia. Dijelaskan Hendra jumlah tingkat keterisian pesawat untuk keberangkatan menurun hingga 40 persen.
Hendra menjelaskan ada pengurangan frekuensi penerbangan yang awalnya seminggu bisa 7 kali sekarang hanya 4 kali dibeberapa rute seperti Kuala Namo, Pekanbaru, Palembang dan Lampung. Henda juga menambahkan bahwa pihak bandara sendiri tidak melakukan pembatasan penerbangan.
"Jadi kami tidak melakukan pembatasan penerbangan tapi ada beberapa maskapai mengajukan pengurangan frekuensi penerbangan sampai kepada ke pembatalan," jelasnya. (sap)
AXA Mandiri Ajak Masyarakat Tetap Sehat di Tengah Melonjaknya Kembali Covid-19
Kemenkes minta masyarakat segera vaksinasi penguat tingkatkan imunitas
Total 13 Pasian PDP, Satu Orang Asal Tanjabtim Dirujuk Tadi Malam ke RSUD Raden Mattaher
Cegah Corona, Pihak Bandara Sulthan Thaha Lakukan Social Distancing
Belum Ada yang Positif, Diskominfo Terus Kampanyekan Pencegahan Penyebaran Covid 19 di Jambi


Genjot Kinerja Pembinaan Hukum, Kakanwil Jajaran Ikuti Arahan BPHN


