JAMBERITA.COM - Karo Humas dan Protokol Setda Jambi yang juga juru bicara Gubernur Jambi Johansyah menjelaskan saat ini Orang Dalam Pengawasan (ODP) diprovinsi Jambi berjumlah 132, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 11 dan 7 orang dalam proses uji lab. Data tanggal 20 Maret 2020.
Johansyah menjelaskan bahwa jumlah PDP saat ini bertambah menjadi 13 orang. 2 Pasien baru tadi malam dirujuk ke Rumah Sakit Raden Mattaher. Yaitu anak umur 4 tahun Asal Tanjung Jabung Timur dan Laki-Laki berumur 60 tahun asal Kota Jambi.
"Sekarang lagi ditangani oleh tim kita, untuk mengecek tes kesehatannya, kita berharap uji swabnya akan dilaksanakan paling lambat hari Minggu," ujarnya. (21/3/2020)
Dijelaskan Johansyah Pasien PDP yang berusia 4 tahun baru saja pulang dari wliayah terdampak yaitu Depok. Sedangkan Pasien Laki - Laki menurut informasi juga ada riwayat perjalanan sehingga di rujuk ke rumah sakit Raden Mattaher.
Sebelumnya kedua pasien sudah melakukan perawatan di rumah sakit di Tanjung Jabung Timur, setelah dicek dijelaskan oleh Johansyah bahwa keduanya dicurigai Suspect Virus Corona.
"Kedua pasien ini sudah dirawat 2 malam di rumah sakit di Tanjab Timur, dari hasil perkembangan itu maka dirujuk ke Rumah sakit Raden Mattaher. Kalau hasil uji lab yang sudah dilakukan di Tanjab Timur memang itu ada semacam gejala dicurigai menuju ke arah suspect," jelasnya. (sap)
Cegah Corona, Pihak Bandara Sulthan Thaha Lakukan Social Distancing
Belum Ada yang Positif, Diskominfo Terus Kampanyekan Pencegahan Penyebaran Covid 19 di Jambi
Bantah Bandara Soekarno Hatta Tutup, GM Angkasa Pura Sultan Thaha: Tidak Semudah Itu
Gubernur Jambi Intruksikan ASN Kerja di Rumah, Kecuali Pejabat Tinggi dan Rumah Sakit


Genjot Kinerja Pembinaan Hukum, Kakanwil Jajaran Ikuti Arahan BPHN


