JAMBERITA.COM- Pasca hebohnya dugaan virus Corona yang menyerang terhadap salah satu WNA guru di Kanaan Global School Kebon Handil Jambi akhirnya membuat Tim Pengawas Ketenagakerjaan melakukan inspeksi mendadak (Sidak).
Kepala Biro (Karo) Humas dan Protokoler Provinsi Jambi Johansyah mengatakan tm pengawas ketanagakerjaan Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi Provinsi melaksanaan peninjauan tempat kerja pasien.
"Baru pengecekan status guru yang warga WNA ternyata diduga belum terdaftar izin bekerja di Jambi," ujarnya, Rabu (29/1/2020).
Menurut Johansyah, dari catatan Disnakertrans Provinsi Jambi bahwa jumlah WNA yang bekerja di Jambi ada 184 orang di 42 perusahaan sedangkan pasien yang kemarin itu diduga tidak termasuk."Itu yang mau diklarifikasi oleh tim Naker," tambahnya.
"Seharusnya pihak sekolah melaporkan guru WNA, bisa saja ketiga pengawasan yang dilakukan secara periodik pihak sekolah belum mendaftar/ melaporkan,"jelasnya.
Sekarang tim pengawas dari Nakertrans bersama pihak sekolah tengah melakukan pertemuan untuk meminta klarifikasi soal WNA tersebut.(afm)
Anggaran BPBD Melonjak 53% di APBD Perubahan, IW Minta Kejelasan Output dan Manfaat
Realisasi APBD Jambi 2026 Masih Rendah, IW Wanti-wanti OPD Jangan Menumpuk di Triwulan IV
APBD Perubahan Jambi 2026 Disepakati, Belanja Daerah Tembus Rp4 Triliun
SAH: Perlu Langkah Cepat, Pemerintah Harus Siaga Cegah Penularan Virus Corona
Polhut Tangkap Tangan 3 Pelaku Illegal Logging di Tanjabtim Jambi
Hingga Kemarin, Realiasi APBD Provinsi Jambi TA 2026 Baru 59,14%



