JAMBERITA.COM - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jambi memperingati Hari Lingkungan Hidup se-Dunia yang melibatkan sejumlah perusahaan, Senin (16/12/2019).
Adapun tema yang diusung "Biru langitku, Hijau Bumiku" berkaitan dengan polusi udara akibat dampak kabut asap yang terjadi di wilayah Jambi waktu lalu.
Untuk itu, Gubernur Jambi melalui asisten 1 Setda Provinsi Jambi Apani mengatakan pada prinsipnya sebelum terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) memberikan peringatan kepada perusahaan.
"Kita lihat seperti kemarin bahwa begitu banyaknya ya kebakaran hutan dan lahan tidak hanya oleh masyarakat kita tetapi lahan-lahan perusahaan juga ada," ujarnya.
Pemprov Jambi telah memberikan peringatan kepada pihak perusahaan bagaimana untuk mengupayakan agar dapat mengendalikan menjaga lahan-lahan mereka sendiri, seperti mereka telah membentuk satgas pemadam kebakaran pada perusahaan.
"Kita harus pantau setiap perusahaan perusahaan itu harus memiliki alat atau personel juga," katanya.
Lebih lanjut, Apani menuturkan melalui asosiasi-asosiasi perusahaan swasta, Pemprov Jambi juga menghimbau untuk meningkatkan keterampilan dari personil-personil yang sudah terbentuk di perusahaan-perusahaan.
"Peralatan sudah ada, personilnya ada, tetapi memiliki kemampuan dan keahlian dalam angka mungkin kalau terjadi kebakaran hutan dan lahan pada lahan mereka," tegasnya.
Pemprov Jambi juga mendesak pihak perusahaan perusahaan agar memperdulikan bukan hanya terhadap lahan konsesi mereka saja, tetapi lahan-lahan masyarakat yang mungkin ada disekitar lahan perusahaan.
"Kita minta kepedulian terhadap lahan lahan masyarakat yang mungkin ada di sekitar perusahaan itu, ini kita nyatakan bahwa kita bersyuku kawan-kawan perusahaan ini cukup proaktif lah ya," terangnya.
Akibat kejadian Karhutla juga Apani membeberkan sudah ada beberapa yang sudah diproses oleh aparat penegak hukum/kepolisian."Ini ada aturan hukumnya, kita lihat kemarin sudah ada beberapa perusahaan yang sudah diproses, ranahnya aparat hukum, kita lihat saja," jelasnya.
Kadis DLH Provinsi Jambi Evi Firmawaty menambahkan secara umum kualitas udara di Jambi sekarang sudah tergolong baik meskipun beberapa bulan memburuk akibat kabut asap yang disebabkan Karhutla.
"Ada 37 perusahaan yang lahannya terbakar di Jambi, sudah di proses," pungkasnya.(afm)
Sempat Ngantor Hari Ini, Sekdis DPMPTSP Provinsi Jambi Ahmad Dumiati Meninggal Dunia
Cek Persiapan Arus Lalin, Dirlantas Polda Jambi ke Petugas: Layani Rakyat, Jangan Pungli
Hari Lingkungan Hidup se-Dunia, DLH Jambi Bahas Keterkaitan Polusi Udara dengan Aktivitas Manusia
Irwasda Polda Jambi Ungkap 72 Kasus OTT Pungli, Khususnya di Dunia Pendidikan dan Rutan
SAH Ungkap Tantangan BPJS Untuk Bisa Bertahan Dan Kompetitif
Perkuat Komoditas Unggulan, Kemenkum Jambi Audiensi dengan Pemkab Merangin Bahas IG Kayu Manis



