Fenomena Kader Pindah Parpol di Ajang Pilkada, Pengamat: Pilgub Bakal Ramai



Jumat, 22 November 2019 - 14:27:17 WIB



Ilustrasi
Ilustrasi

JAMBERITA.COM - Potensi pindah partai politik saat pilkada serentak 2020 di Jambi cukup tinggi.

Ini dengan majunya beberapa kader dari satu Partai yang sama dalam Pilkada 2020 ini.

Mulai dari Pilgub, potensi pindah partai muncul dari tubuh kader Golkar. Hal ini dikarenakan 4 kader Golkar yang saat ini berpotensi maju seperti Cek Endra, Alharis, Sy Fasha, dan Sukandar. Ditambah memang sebagai kepala daerah 2 periode di daerah masing-masing.

Didaerah juga beberapa orang menjadi catatan penting berpotensi pindah haluan partai. Batanghari ada Havis Fattah dan Mahdan yang dari awal memang getol dan niat untuk maju. Bungo juga sama kasusnya dengan Batanghari antara Mashuri dan Mahili. Tanjung Jabung Barat memiliki potensi serupa meskipun kemungkinannya kecil antara Cici Halimah dengan Mulyani Siregar.

Mengenai hal itu, Dori Efendi selaku pengamat politik melihat potensi yang sangat terjadi pindah partai itu ada pada Pilgub. Karena para tokoh yang muncul sendiri merupakan kader Golkar yang seluruhnya mumpuni untuk maju dan diusung.

"Kemungkinan ini sangat bisa terjadi dan ini akan jadi sebuah kerugian bagi partai pemilik kader tersebut. Karena mereka semua merupakan tokoh politik dan masyarakat," katanya kepada Jamberita.com, Jumat (22/11/2019).

Ia mengatakan, selain itu, kemungkinan partai lain yang mengusung tersebut membuat kesepakatan bagi kandidat untuk mengundurkan diri dari partainya secara tertulis.

Atau bagi yang tidak berpartai akan dipastikan akan diminta partai pengusung untuk masuk kedalam salah satu partai politik. "Lebih lagi, politik transaksional memberi peluang hal ini terjadi karena ini memberi keuntungan untuk partai. Misal dua kandidat dari satu partai bertanding potensi mereka untuk meraih kekuasaan eksekutif sangat besar," ujar lulusan Doktor di dalah satu kampus Malaysia ini.

"Untuk Pilbup sendiri peluang itu mungkin saja ada, tetapi hal itu tidaklah semasif yang terlihat pada Pilgub. Untuk yang ini pada posisinya kami belum bisa melihat. Hal ini akan dijawab ketika kami sudah selesai melaksanakan survei nanti," tandasnya. (am)












loading...