Kabut Asap, Siang Ini Pesawat di Bandara Sultan Thaha Masih Bisa Mendarat Meski Ada Penundaan Jadwal



Senin, 23 September 2019 - 16:32:57 WIB



Suasana kabut asap di pinggir Danau Sipin
Suasana kabut asap di pinggir Danau Sipin

JAMBERITA.COM- Jarak pandang yang sangat rendah akibat kabut asap masih terjadi sejumlah bandara di Indonesia. Termasuk di Provinsi Jambi. Bahkan, di jam-jam tertentu jarak pandang di bandara Sultan Thaha mencapai kurang dari 1000 meter.

Data jarak pandang (visibility) ini diinformasikan dan perbarui selalu oleh BMKG di situs resminya. BMKG memberi peringkat untuk kategori batas jarak pandang aman hingga batas jarak pandang berbahaya. Warna hijau (lebih dari 5000 meter) untuk jarak pandang aman, kuning (2000 sampai 5000 meter) waspada, orange (1000 sampai 2000 meter) awas, dan merah (kurang dari 1000 meter) berbahaya.

Plt Manager Operasional Angkasa Pura II Jambi, Puri mengatakan untuk hari ini visibility di Bandara Sultan Thaha sekitar 1500 meter. Dengan Instrumen Sistem Pendaratan/Instrument Landing System (ILS), pesawat masih bisa mendarat. “Hari ini belum ada pesawat yang gagal mendarat. Karena sebelum berangkat mereka berkomunikasi dulu dengan Jambi terkait visibility di Jambi,” katanya.

Untuk hari ini, hanya ada penundaan saja yakni pesawat dari Palembang tujuan Jambi. Ini karena tadi ada sempat jarak pandang kurang dari 1000 sehingga ada penundaan jadwal. “Tapi sudah mendarat,” kata Puri. Sementara hingga pukul 12.00 siang ini, pesawat Citylink, Garuda dan Lion bisa mendarat aman.

Namun diakuinya, pada Minggu 22 September lalu, ada pesawat Garuda yang mendarat di Palembang. Itu karena visibilitynya dibawah 1000.(sm)




Tagar:

# kabut asap

Artikel Rekomendasi