JAMBERITA.COM - Bawaslu Batanghari sudah mengajukan anggaran pengawasa sebesar Rp8 Miliar ke Pemkab Batanghari. Namun anggaran ini sepeetinya dipangkas mebjadi Rp6 Miliar.
Pimpinan Bawaslu Batanghari, Andi Kurnia, mengatakan, pihaknya sudah melakukan kajian terhadap anggaran pengawasan yang akan digunakan pada Pilkada Batanghari.
Dari hasil rangkaian itu, pihaknya usulkan anggaran kepada pemerintah pada angka 8 Miliar.
"8 Miliar itu adalah hasil rasionalisasi kami untuk semua tahapan pilkada hingga selesai," katanya ketika dikonfirmasi Jamberita.com, Kamis (29/8/2019).
Ia mengatakan, untuk saat ini, pengajuan anggaran tersebut sudah ada di dewan dan telah dibahas oleh Badan Anggaran DPRD Batanghari.
Harapannya jika memang nanti masih ada terpangkas, jangan sampai terlalu besar.
"Harapannya memang anggaran yang kami ajukan itu jangan sampai jauhlah dari yang awal," sebutnya.
Memang hingga saat ini belum ada kepastian berapa angka terakhir yang disahkan untuk anggaran pengawasan Bawaslu.
Hanya saja memang pihaknya mendapatkan informasi, mungkin anggaran Bawaslu berkisar pada angka 6 Miliar. "Itu belum pasti, karena pastinya itu ketika sudah menandatangani NPHD. Tetapi kami bersyukur jika memang anggaran yang disahkan dalam angka tersebut," tandasnya. (am)
Sidang Pendahuluan Pelanggaran Administrasi, KPU RI juga Jadi Pihak Teradu
Yunninta: Agrowisata Bisa Jadi Sisi Lain Pariwisata di Batanghari
Fajran Tak IKut Dilantik Karena Naik Haji, Pemprov: Nanti Dilantik Ketua DPRD Sungaipenuh
Pemprov Tetap Proses SK Fathuri yang jadi Tersangka dan Tetap akan Dilantik
Usulkan Caleg Pindah Parpol Tanpa SK Pemberhentian, KPU Sarolangun Dilapor ke Bawaslu
SAH Tegaskan Jika Terbukti Akan Serahkan Kasus Dugaan Ijazah Palsu Caleg Terpilih Kerinci ke Polisi


Menambal Asa di Jalur Penyangga : Komitmen PUTR Jambi Benahi Infrastruktur Jalan Padang Lamo



