JAMBERITA.COM- Dalam rangka program penurunan stunting di Kabupaten Kerinci, Pemerintah Kabupaten Kerinci menggelar rembuk stunting Kabupaten Kerinci tahun 2019. Acara digelar Kamis (15/8/2019) di Aula BPD4.
Kegiatan ini sendiri merupakan tindaklanjut dari hasil rakornas beberapa waktu lalu. Dimana, di Kabupaten Tanjung Jabung Timur yang menjadi kabupaten prioritas dalam penanganan stunting di Provinsi Jambi bersama Kabupaten Kerinci.
Acara sendiri dibuka oleh Bupati Kerinci diwakili oleh Asisten II Setda Kerinci Karyadi. Dalam sambutannya Ia menyampaikan Kerdil (stunting) pada anak mencerminkan kondisi gagal tumbuh pada anak Balita (bawah 5 tahun) akibat dari kekurangan gizi kronis, sehingga anak menjadi terlalu pendek untuk usianya.
Kekurangan gizi kronis terjadi sejak bayi dalam kandungan hingga usia dua tahun, dengan demikian periode 1000 hari pertama kelahiran mendapat perhatian khusus karena menjadi penentu tingkat pertumbuhan fisi, kecerdasan, dan produktifitas seseorang di masa depan.
Saat ini Kabupaten Kerinci merupakan salah satu kabupaten dengan Prevalensi stuntin yang cukup tinggi dibandingkan dengan kabupaten lainnya di Provinsi Jambi. Situasi ini jika tidak diatasi dapat mempengaruhi kinerja pembangunan di Kabupaten Kerinci baik yang menyangkut pertumbuhan ekonomi, kemiskinan dan ketimpangan dalam pembangunan Sumber daya manusia.
Makanya, melalui momen rembuk stunting kali ini, Ia menegaskan bahwa penanganan stunting sangat diperlukan koordinasi antar sektor dan melibatkan berbagai pemangku kepentingan seperti pemerintah pusat Pemerintah provinsi, dunia usaha, masyarakat umum, Lembaga Swadaya Masyarakat dan lainnya.
Anak-anak di Kabupaten Kerinci masa depannya harus sehat, cerdas, kreatif, dan produktif. Jika anak-anak terlahir sehat, tumbuh dengan baik dan didukung oleh pendidikan dan kesehatan yang berkualitas. Maka mereka kan menjadi penunjang kesuksesan pembangunan di bumi sakti alam kerinci
Pada tahun 2019, sasaran desa stunting di Kabupaten kerinci ditetapkan pada 10 desa lokus stunting, yaitu : Desa Sanggaran Agung Desa Talang Kemulun dan Desa Tebing Tinggi Kecamatan Danau Kerinci. Lalu Desa Mukai Tengah Kecamatan Siulak Mukai dan Desa Koto Tengah Kecamatan Siulak.
Kemudian, Desa Hamparan pugu dan Desa Koto Tengah Keamatan Air Hangat Barat, Desahiang Sakti Dan Desa Koto Sekilan Ambai Kecamatan Sitinjau Laut, Desa Pulautengah Kecamatan Keliling Danau.
“Dengan ditetapkannya 10 desa lokus stunting ini saya berharap peran serta Perangkat daerah dan pemangku kepentingan, dunia usaha serta lainnya bersama-sama menjalankan program kegiatan yang mensasar langsung kepada upaya penanganan penurunan angka stunting dari berbagai sektor bidang pembangunan,” katanya.(*/sm)
PUTR Jambi Kerinci Percepat Pemeliharaan Ruas Jalan Pungut Mudik-Sungai Kuning
Blusukan ke Kebun, Kadiv Yankum Jambi Gali Potensi Indikasi Geografis Manggis Kerinci
Kanwil Kemenkum Jambi Perkuat Branding Produk Unggulan Lokal Melalui Kekayaan Intelektual
Bhayangkari Polres Tanjab Barat Bersama Yayasan Budhi Luhur dan AM Bagikan Air Bersih untuk Warga
Berkah HUT RI, 266 Napi di Tanjabbar Nikmati Remisi, Napi: Saya Mau Kerja Halal Lagi
Meriahkan HUT RI, Wabup Amir Sakib Gelar Berbagai Lomba di Rumah Dinas


Genjot Kinerja Pembinaan Hukum, Kakanwil Jajaran Ikuti Arahan BPHN


