REMBANG - Agar dapat merangkul dan mengambil hati rakyat harus bisa berbaur diberbagai kegiatan yang ada di tengah masyarakat. Hal tersebut harus mampu dilakukan oleh TNI yang berada di Komando Kewilayahan (Kowil), dalam rangka meningkatkan pembinaan yang sesuai dengan fungsinya yaitu pembinaan dan pendayagunaan-geografi, demografi dan kondisi sosial yang menjadi ruang, alat dan kondisi juang yang tangguh dan diperlukan untuk mencapai tugas pokok TNI.
Kodim sebagai komando kewilayahan melalui TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) reguler ke 103 ini untuk membantu mengatasi kesulitan-kesulitan yang dialami oleh masyarakat seperti di Dukuh Ngotoko, Desa Pasedan, Kecamatan Bulu yang terisolir, karena akses jalan menuju dukuh tersebut berupa bebatuan dan susah untuk dilalui kendaraan.
TMMD tersebut dapat dapat terlaksana dengan baik apabila TNI tulus dan ikhlas dalam melaksanakan tugasnya dalam membina dan membantu masyarakat, karena mereka menyadari bahwa tidak selamanya akan menjadi tentara dan dipastikan suatu saat mereka pasti akan kembali ke rakyat dan menjadi rakyat biasa.
Hal ini terbukti bahwa saat anggota Satgas TMMD melakukan pekerjaan, banyak masyarakat yang datang memberikan makanan, snak dan lain-lain, termasuk ibu-ibu PKK Desa Pasedan pada hari ini, mereka datang ke lokasi TMMD membawakan snack untuk dibagikan kepada Satgas TMMD dan warga yang ikut bekerja. Selasa (23/10/2018)
“Kami senang bisa datang dan sedikit memberikan snack kepada bapak-bapak tentara yang membangun desa kami, ini hanya sekedar untuk berbagi karena nanti kami yang menikmati hasil dari bangunan ini” Tutur Ibu Kaeri (Ketua PKK). (0720)
Dilaporkan oleh Nur Khamid, Kodim 0720/Rembang
Pesan Wagub Sani Saat Lepas 444 JCH BTH 20, Sempurnakan Rukun Haji, Doakan Jambi dari Tanah Suci


