JAMBERITA.COM- Pemerintah Kota Jambi sepertinya sangat serius dalam hal menata birokrasi kepegawaiannya. Terlebih dalam proses pemilihan jabatan-jabatan strategis dalam pemerintahan.
Hal tersebut tampak nyata saat Wali Kota Jambi DR. H. Syarif Fasha, ME, pada Senin pagi (24/9), bertempat di Aula Griya Mayang, membuka secara resmi kegiatan Fit dan Proper Test untuk jabatan Camat dan Lurah di Kota Jambi.
Proses uji kelayakan jabatan kepala kewilayahan tersebut rupanya bukan kali pertama dilaksanakan di jajaran Pemerintahan Kota Jambi. Seluruh Camat yang saat ini menduduki jabatan sebagai kepala wilayah kecamatan di Kota Jambi adalah hasil dari proses seleksi yang dilaksanakan 2015 lalu.
Untuk tahun 2018 ini, Pemkot Jambi kembali melaksanakan uji kelayakan dan evaluasi menyeluruh bagi jabatan Camat dan Lurah se-Kota Jambi, sekaligus seleksi bagi ASN yang memenuhi kualifikasi dan kompetensi untuk jabatan Camat dan Lurah.
"Sesuai undang-undang Pemerintahan Daerah, petahana yang memenangkan pilkada, memdapat izin untuk proses pengisian kekosongan dan rotasi jabatan didaerahnya. Saat ini ada 100 posisi jabatan yang kosong, termasuk posisi Lurah, dikarenakan pensiun, pindah kedaerah lain, bahkan ada yang mengundurkan diri. Kami perlu segera mengisi kekosongan ini, untuk persiapan pileg dan pilpres tahun 2019," jelas Fasha mengawali sambutannya.
Dengan beberapa pertimbangan penting tersebut, Wali Kota Fasha meminta pertimbangan Tim Baperjakat (Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan) Kota Jambi, terkait proses fit dan proper tes, maupun job fit bagi pejabat lama.
Menurut Fasha, fit dan proper test adalah langkah terbaik dalam mencari calon kepala kecamatan dan kekurahan, yang betul-betul memiliki kompetensi dan kualifikasi sebagai pemimpin wilayah kecamatan dan kelurahan di Kota Jambi.
"Job fit kami laksanakan untuk mengevaluasi kegiatan-kegiatan dan kinerja yang sudah dilaksanakan selama ini oleh Camat dan Lurah. Kita akan melihat kondite kinerja mereka selama ini. Apakah hubungan vertikal-horizontal, pimpinan me-manage bawahan, hubungan selevel, maupun kepada atasan, berjalan dengan baik, akan kota cross check hingga ke bawahan. Kepala OPD yang tidak pandai bekerja akan kelihatan pada saat job fit ini. Kontrak kinerja tahunan dan manajemen kinerja akan kita cek, apakah berjalan dengan baik atau tidak," sebut Fasha.
Terkait dengan hasil evaluasi terhadap pejabat yang tidak memenuhi syarat, Fasha pun akan mempertimbangan untuk di rotasi, demosi atau bahkan di fungsionalkan.
"Setelah di job fit, Pejabat yang tidak memenuhi kualifikasi atau tidak cocok dengan kompetensinya akan kita tawarkan rotasi ke bidang pekerjaan yang lainnya. Mungkin yang bersangkutan akan lebih baik jika bekerja pada bidang pekerjaan yang lain. Ataupun jika tidak sesuai harapan, akan kita demosi atau bahkan di difungsionalkan pada jabatan tertentu," tegas Fasha.
Khusus untuk jabatan Camat, peserta yang mengikuti fit dan proper test, yang mendapat ranking tertinggi, akan dipertimbangkan untuk dipromosikan menjadi camat di Kota Jambi. Wali Kota Fasha juga menekankan peran istri dalam menunjang penilaian dan menjadi poin plus dalam menyokong suami dalam proses fit dan proper test camat dan lurah.
Fit dan Proper Test serta Job Fit jabatan Camat dan Lurah dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah kota Jambi, Ir. H. Budidaya, M. For. Sc. Tim penilai terdiri dari beberapa OPD Pemkot Jambi yang terkait dengan kinerja Camat dan Lurah, seperti BKPSDMD, Sat Pol PP, Kesbangpol, DPMPTSP, DLH, Dinas PUPR, Bappeda, DPMPPA, dan Inspektorat.
Tercatat 14 orang yang mengikuti Fit dan Proper test Camat, 11 orang Camat yang melaksanakan Job Fit Jabatan Camat dan 81 orang yang mengikuti Fit dan Proper test serta Job Fit jabatan Lurah. Mereka akan memaparkan visi dan misi, program kerja, inovasi, kemampuan kepemimpinan, komunikasi dan pemaparan makalah dihadapan tim penilai.(*/sm)
Buka Festival Batanghari 2018, Fachrori: Pariwisata Berikan Kontribusi Nyata bagi Masyarakat
SAH Ajak Pelaku Usaha Kreatif Jambi Berkolaborasi Dalam Konsep Pentahelix
Dosen Unja Berikan Pelatihan Administrasi Keuangan ke UP2K Di Desa Mendalo Darat dan Mendalo Indah
Fraksi Sampaikan Pandangan Soal RAPBD Perubahan, Fachrori: Saran Dewan Masukan bagi Pemerintah
Fachrori : Anugerah Zero Accident Award Bentuk Perhatian Pemerintah
Muliakan Bulan Muharram, Wali Kota Jambi Semarakkan Dengan Syiar Agama
Selaraskan Aturan Belajar ASN - Risiko Bencana, Kemenkum Jambi Harmonisasi 4 Ranperbup Tanjabtim

