SAH Ajak Pelaku Usaha Kreatif Jambi Berkolaborasi Dalam Konsep Pentahelix



Senin, 24 September 2018 - 08:49:58 WIB



JAMBERITA.COM- Komitmen anggota DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) dalam mengembangkan usaha kreatif di Provinsi Jambi patut diapresiasi. Kali ini Anggota DPR RI daerah pemilihan Jambi tersebut (22/9) membawa program Diskusi Kelompok Terpumpun PentaHelix bersama stakeholder yang terlibat dalam pengembangan ekonomi kreatif di Provinsi Jambi. 

Acara yang dilaksanakan oleh Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) kali ini mengambil tema Pentahelix, yang dihadiri oleh kalangan pelaku ekonomi kreatif, pemerintah, socio-preneur (komunitas), akademisi, dan mengundang sejumlah media.

"Sesuai dengan temanya pentahelix stakeholder, kami mengundang lima pihak ini karena mereka lah yang berperan dalam pengembangan dunia kreatif ini," kata Direktur Hubungan Antar Lembaga Dalam Negeri Bekraf Kartika Candra Negara, di  Swissbell-Hotel, Sabtu (22/9/2018).

Pada kesempatan itu SAH mengatakan, ekonomi kreatif merupakan sektor penggerak yang dapat menciptakan daya saing bagi sektor lainnya maupun daya saing suatu bangsa. Salah satu tahapan dalam me­ng­upa­yakan kerjasama pe­ngem­bangan ekonomi kreatif daerah dilakukan melalui tiga C, connect, collaborate, commerce.

 

"Atau yang kita kita kenal dengan keterhubungan, kola­borasi dan komersialisasi semua pemangku kepentingan mulai dari tingkat lokal hingga nasional. Dalam FGD ini kita bersama-sama akan memetakan ekonomi kreatif di Provinsi Jambi, termasuk bagaimana ekosistem maupun potensi dan permasalahan di sini," ungkap Anggota Fraksi Partai Gerindra tersebut.

"Apalagi menurutnya FGD kali ini Bekraf dengan mengajak teman-teman yang terdiri dari individu, komunitas, dan masyarakat kreatif dari luar kota untuk berbagi ilmu dan pengalaman. Sehingga tindak lanjut ke depan terkait tujuh poin tentang pengembangan dan fasilitas ekonomi kreatif berbasis potensi di Jambi dapat terwujud," ujar SAH.

Selain diskusi antar peserta, FGD ini juga diisi sejumlah pemateri yang memberikan materi penguatan lembaga ekonomi kreatif, pengembangan komunitas kreatif, pemasaran aset tak benda berupa tradisi dan budaya daerah, serta pengembangan suatu kampung kreatif.

Dalam kesempatan itu, SAH menginginkan agar para kelima stakeholder Pentahelix, terutama antar pelaku ekonomi untuk bisa bersinergi mengembangkan sentra kerajinan atau kriya.  

"Saya ingin agar semua pengrajin bisa bersinergi menjual produk kreatifnya di sana, Insya allah ini akan menjadi rekomendasi diskusi," ujar SAH.

Salah satu bentuk tindaklanjut tersebut akan ditentukan skala prioritas subsektor ekonomi kreatif Jambi yang akan dikembangkan.(*/sm)

 







loading...