Soal Full Day School Ada Biaya Rp 140 Ribu di SMPN1  Jambi, Begini Penjelasannya



Senin, 03 September 2018 - 10:51:08 WIB



Arianto
Arianto

JAMBERITA.COM - Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Kurikulum SMPN 1 Kota Jambi Arianto angkat bicara soal biaya sebesar Rp140 ribu terkait dengan penerapan full day school yang dikeluhkan salah seorang wali murid Jum'at 30 Agustus 2018 kemarin.

"Pada prinsipnya kita melakukan perampingan waktu, dan biaya itu tidak dipaksakan kepada orang tua wali murid," ungkap Arianto saat ditemui Jamberita.com Senin (3/9/2018).

Ia menjelaskan, sebenarnya ini merupakan suatu program kerja tiap sekolah untuk kegiatan ekstrakurikuler bagi anak didik.

Ini sebelumnya telah dibicarakan terlebih dahulu kepada tiap Wali Murid dan itu berdasarkan kemampuan.

"Jadi subisidi silang, bahkan tahun kemarin 2017, ada sekitar 80 anak didik dan tahun ini juga ada yang tidak bisa memberikan biaya itu, tetapi tetap juga anak anak ikut program dan tidak jadi masalah, artinya pihak sekolah tidak mengurangi hak anak anak," jelasnya.

Selanjutnya Ketua Komite SMPN1 Kota Jambi Aprizal menambahkan, bahwa mereka hanya melanjutkan program dan kebijakan dari tahun sebelumnya. Itu juga, berdasarkan kesepakatan dengan wali murid.

"Itu sudah dilaksanakan dari setahun yang lewat, jadi kita hanya melanjutkan itu, dengan rincian Rp120 ribu untuk kegiatan akademik dan non akademik dan Rp20 ribu lagi untuk uang OSIS," ungkapnya saat dihubungi jamberita.com via telpon genggamnya.

Aprizal mengatakan untuk melaksanakan kegiatan ini juga pihaknya telah mengeluarkan surat edaran (SE) yang tertuju kepada orang tua wali murid dan tidak mencantumkan besaran nilai nominalnya.

"Tidak ada di patok (ditentukan-red), tapi tidak tahu juga kita, apakah orang tua ingin yang kayak kemarin atau ada pertimbangan yang lain, dan kegiatan ini juga belum dilaksanakan," pungkasnya.(afm)



Artikel Rekomendasi