Kisah Anak Petani Jadi Paskibraka Kota Jambi



Sabtu, 18 Agustus 2018 - 15:18:29 WIB



Sefti Azrianti (tengah)
Sefti Azrianti (tengah)

JAMBERITA.COM - Aksi Pasukan Pengibar Bendera (Paskibraka) selalu menjadi pusat perhatian di setiap upacara peringatan Hari Kemerdekaan RI. Sebab, menjadi anggota Paskibra dianggap sebuah prestasi yang bergengsi.

Sekaligus membanggakan bagi para pelajar SMA dan tentunya melalui proses yang sangat ketat dan panjang pasti akan menyimpan banyak pelajaran.

Sama halnya yang dirasakan Sefti Azrianti. Ia terlihat tak bisa menutupi rasa bangganya karena telah terpilih dan bergabung menjadi anggota Paskibraka tahun 2018, dari ratusan calon yang gugur pada saat tahap seleksi. "Dari orang yang sebanyak itu, Alhamdulillah saya bisa masuk di 50 besar ini," katanya kepada Jamberita.com, Jum'at malam (17/8/2018).

Dara kelahiran Jambi 6 September 2002 yang bersekolah di MAN 1 Olak Kemang kelas 11 ini mengatakan proses tersebut sangatlah ketat dan dirinya tidak menyangka bisa terpilih.

"Perasaan saya sangat bahagia, bisa membahagiakan orang tua saya dari keluarga yang kurang mampu, dan jadi bisa mengembangkan bakat saya jadi Paskibraka. Mengenai proses banyak sekali mulai dari tingginya dipatok 165 cm, ketahanan fisik dan sebagainya," ujarnya.

"Walaupun saya anak dari Petani ikan di danau sebrang, saya ingin membuktikan kalau saya ini bisa maju seperti yang lainnya," lanjutnya.

Anak dari pasangan Erawati dan Raden Najib bercita-citanya ingin menjadi seorang Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad). "InsyaAllah saya ingin menjadi Kowad dan membuktikan kepada orang-orang diluar sana yang mengganggap saya ini tidak bisa apa-apa," tutupnya. (Cpm)



Artikel Rekomendasi