JAMBERITA.COM - Koordinator Satgas Korsupgah KPK Wilayah Sumatra Adliansyah atau kerap disapa Coki angkat bicara soal kisruh Unit Layanan Pengadaan (ULP)dan Pengusaha konstruksi dibawah LPJK.
"Saya sudah bilang sama teman teman, saya nggak mau lagi ribut menyangkut fungsi pelayanan barang dan jasa di media," ungkapnya usai menghadiri Pembentukan Komite Advokasi Daerah Provinsi di ruang Pola Kantor Gubernur Jambi, Jum'at (6/7/2018).
Apalagi beberapa bulan lalu kata Coki, sampai yang menggelar konferensi pers dan lain sebagainya. "Gini aja deh, saya bilang. Pertama saya mengajak kedua-duanya masalahnya apa?," terangnya.
Bukan hanya untuk fungsi masalah ULP dan pelayanan publik saja, namun masalah yang lainpun, sebut coki bisa dia jelaskan.
"Memang fokus pada pelayanan pengadaan barang dan jasa dan perizinan, satu yang saya minta jangan berbicara kepentingan," tegasnya.
Selanjutnya Coki mengatakan nantinya mereka akan membuat grup, dan dia meminta semua organisasi akan diminta untuk bergabung.
"Setiap saya datang ke Jambi saya minta kita kumpul sama mereka, cuma satu yang saya pinta, jangan fitnah," tegasnya.
Karena mengingat kisruh antara LPJK dan ULP baru baru ini, kata Coki di media sudah menyebutkan nama. Menurut Coki itu kurang pas, sebab ini merupakan suatu pembenahan sistem.
"Kok tiba tiba menyebut si A dan si B lah dan lain sebagainya, kadang kadang kita berfikir, pantas nggak menyebutkan begini? Jadi yang paling gampang, KPK jadi wasit," pungkasnya.(afm)
Kenaikan Pangkat Kapolda Jambi Masih Menunggu SK Presiden RI
Kesal Kadisdik hanya Diwakili Staf, Fachrori: Ngapo, Takut BPK Yo?
Pantau Rencana Aksi, KPK Lakukan Monitoring dan Evaluasi untuk Batanghari dan Muaro Jambi
Fasha Sayangkan Masih Ada Daerah Yang Enggan Bangun Kerjasama
Pleno KPU Kerinci Digelar Hari ini, Aparat Kepolisian Kawal Ketat
Bayu Anugerah Soroti Bahaya Multitafsir Definisi Advokat dalam KUHAP Baru



