JAMBERITA.COM - Kecintaan terhadap buku merupakan modal penting dalam pengembangan perpustakaan. Penegasan ini disampaikan Pimpinan Komisi X DPR yang membidangi Perpustakaan Sutan Adil Hendra (SAH) ketika berbicara di Jakarta (24/1/2018) kemarin.
"Pengembangan perpustakaan harus sejalan dengan kecintaan terhadap buku di masyarakat ataupun komunitas-komunitas sosial.”
Hal ini terjadi, menurutnya akan merubah cara pandang masyarakat akan pustaka, yang semula hanya pelengkap menjadi kebutuhan.
"Di negara maju membaca itu gaya hidup, suatu kebutuhan yang tidak terpisahkan, karena buku itu harus beli, pustaka menjadi pilihan, maka mereka pun membangun pustaka secara representatif sesuai dengan kebutuhan mereka akan buku,” ungkap Anggota Fraksi Partai Gerindra tersebut.
Sehingga bisa disimpulkan makin tinggi minat baca suatu negara, makin tinggi pula kecintaan masyarakat akan buku, inilah yang menjadi modal penting pengembangan perpustakaan, ada perilaku dan budaya yang mendukung.
DPR RI sendiri melalui Komisi X telah melakukan berbagai dukungan anggaran untuk merevitalisasi peran pustaka di tanah air, salah satunya dengan pembangunan gedung perpustakaan nasional bertaraf internasional di Jakarta.
"Dalam upaya meningkatkan kecintaan masyarakat pada buku ini kita telah membangun gedung Perpustakaan Nasional (Perpusnas) yang sangat refresentatif, modern dan dilengkapi koleksi cetak dan digital yang memadai,” tandasnya.(sm)
Soal Harga Karet dan Kelapa Sawit, Pansus II : Catatan Penting Bagi Kepala Daerah untuk Penuhi Janji
Pansus LKPJ Terima Laporan Dinkes Kabupaten Curhat hanya Jadi Objek Pelatihan
DR. dr. Maulana Silaturahmi dengan Warga Tionghoa di Kelurahan Talang Jauh
Ini Rekomendasi Pansus II terhadap LKPJ Gubernur Jambi TA 2017
Program Beasiswa Dinilai Gagal, Kadisdik Pemprov Jambi Bungkam
DPRD Minta Bappeda Selesaikan Revisi RPJMD Sebelum Juni 2018


Danrem 042/Gapu di Kodim 0419/Tanjab : Jangan Buat Pelanggaran, Apalagi Judol!


