Dugaan Pengeroyokan di SMAN Titian Teras Jambi Mencuat, Korban Mengaku Ditampar dan Ditendang



Senin, 05 Oktober 2026 - 21:48:18 WIB



Foto : Ilustrasi/JMB.
Foto : Ilustrasi/JMB.

JAMBERITA.COM – Dugaan tindak kekerasan terhadap seorang siswa di lingkungan SMAN Titian Teras Jambi mencuat. Seorang siswa mengaku mengalami tindakan kekerasan setelah dipanggil ke salah satu kamar pada Minggu malam, 20 September 2026.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh, kejadian itu bermula sekitar pukul 23.30 WIB. Saat itu, korban mengaku dipanggil oleh H untuk datang ke sebuah kamar di bagian atas.

Di dalam kamar tersebut disebut terdapat sejumlah siswa dari angkatan 31 dan 32. Dari angkatan 31, korban menyebut terdapat Z, K, N, F, R, dan A. Sementara dari angkatan 32 terdapat S, F, R, H dan korban.

Saat memasuki ruangan, korban mengaku langsung diminta menghadap kepada R dan Z dari angkatan 31. Karena melihat sejumlah siswa lainnya dalam posisi duduk, korban kemudian berinisiatif duduk di depan.

Namun, korban mengaku diperintahkan R untuk berdiri dan mundur dua langkah. Dalam posisi berdiri tersebut, korban menyebut Z kemudian menghampirinya dan mengatakan, “Pulang saja ke kamar.”

Setelah itu, korban mengaku mendapat satu tamparan pada bagian telinga dari Z. Tindakan tersebut kemudian disebut disusul tendangan dan pukulan dari R.

Akibat kejadian tersebut, korban mengaku telinganya langsung terasa sakit dan berdengung. Tubuhnya juga sempat terdorong ke belakang sebelum kembali berdiri dalam posisi sikap sempurna.

Setelah kejadian tersebut, korban mengaku diperintahkan R untuk duduk di depannya. Selama berada di dalam ruangan, korban menyebut dirinya hanya ditanyai terkait kondisi telinganya yang saat itu sudah terasa sakit dan berdengung.

Sekitar pukul 00.30 WIB, korban bersama sejumlah siswa lainnya kemudian diperintahkan kembali ke kamar.

Namun, setelah kejadian tersebut, korban mengaku hingga saat ini masih mengalami sakit dan dengungan pada telinga. Kondisi tersebut bahkan disebut diduga berkaitan dengan cedera pada telinga.

Atas kejadian tersebut, korban dikabarkan telah melaporkan peristiwa yang dialaminya dengan dugaan tindak pidana pengeroyokan ke Polisi.

Selanjutnya, Jamberita.com pada Senin (5/10/2026) mencoba melakukan konfirmasi kepada Kepala Sekolah Titian Teras Abdurahman Sayoeti, Hendri Yulianto.

Konfirmasi dilakukan melalui sambungan telepon maupun pesan WhatsApp untuk meminta penjelasan pihak sekolah terkait dugaan kekerasan tersebut, termasuk langkah yang telah dilakukan pihak sekolah terhadap peristiwa yang dilaporkan.

Namun hingga berita ini diterbitkan, Hendri Yulianto belum memberikan tanggapan. Jamberita.com tetap membuka ruang bagi pihak sekolah maupun pihak-pihak yang disebut dalam pemberitaan ini untuk memberikan klarifikasi dan keterangan lebih lanjut.(afm)





Artikel Rekomendasi