Integrasikan Project-Based Learning, Teknologi Pertanian UNJA Garap Kurikulum OBE Bareng Pakar IPB



Jumat, 24 Juli 2026 - 16:00:46 WIB



JAMBERITA.COM - Jurusan Teknologi Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Jambi (UNJA) menggelar Workshop Kurikulum Berbasis Outcome-Based Education (OBE) di Gedung UNIFAC Kampus Mendalo, Kamis–Jumat (23–24/7/2026). Langkah strategis ini dilakukan untuk merespons pesatnya perkembangan teknologi agroindustri serta mencetak lulusan yang adaptif dan berdaya saing global.

Workshop ini menghadirkan pakar kurikulum dari IPB University, Dr. Ir. Elisa Anggraeni, S.TP., M.Sc., serta diikuti oleh jajaran pimpinan jurusan, pengelola program studi, dosen, hingga unsur Unit Penunjang Akademik (UPA) Pengembangan Karier dan Kewirausahaan UNJA.

Ketua Jurusan Teknologi Pertanian UNJA, Prof. Dr. Fitry Tafzi, S.TP., M.Si., menjelaskan bahwa kegiatan ini difokuskan pada pengadopsian praktik baik (best practices) pengelolaan pendidikan tinggi modern.

"Kami ingin menyerap masukan, khususnya terkait penerapan pembelajaran berbasis proyek (project-based learning) yang diintegrasikan secara efisien dengan penyelesaian skripsi mahasiswa. Hasil workshop ini menjadi acuan utama penyempurnaan kurikulum Program Studi Teknologi Industri Pertanian," ujar Prof. Fitry.

?Dalam sesi pemaparan, Dr. Elisa Anggraeni mengedukasi peserta mengenai filosofi utama Outcome-Based Education (OBE) yang menggeser fokus pendidikan dari apa yang diajarkan menjadi apa yang dikuasai mahasiswa.

Fokus pada Capaian Pembelajaran (CPL): Seluruh perancangan mata kuliah, Rencana Pembelajaran Semester (RPS), hingga metode asesmen dirangkai secara linier untuk memastikan kompetensi lulusan terukur secara sistematis.

?Saling Mendukung (Constructive Alignment): Tidak semua mata kuliah harus memenuhi seluruh aspek CPL, melainkan setiap mata kuliah memiliki porsi kontribusi yang spesifik dan saling menguatkan dalam membentuk profil lulusan.

Evaluasi Berkelanjutan (Continuous Quality Improvement): RPS yang dirancang di awal semester wajib dievaluasi pada akhir semester guna menyesuaikan perkembangan teknologi dan perubahan pola belajar mahasiswa.

?Melalui pembaharuan kurikulum berbasis OBE ini, Jurusan Teknologi Pertanian UNJA menjamin proses pembelajaran tidak lagi sebatas teori di dalam kelas. Penguatan sistem evaluasi dan metode pembelajaran berbasis proyek diharapkan mampu melahirkan lulusan yang tak hanya menguasai sains agroindustri, tetapi juga siap menjawab tantangan dan kebutuhan riil di dunia kerja.(afm)

Selengkapnya : www.unja.ac.id





Artikel Rekomendasi